'Suzuki Harusnya Pertahankan Aleix Espargaro'
Anindhya Danartikanya | 25 Juli 2017 12:30
Bola.net - - Juara dunia GP500 1993, Kevin Schwantz meyakini bahwa keputusan Suzuki Ecstar mengganti kedua pembalapnya tahun ini merupakan keputusan yang kurang tepat. Kepada Speedweek, Schwantz mengaku yakin seharusnya pabrikan asal Jepang tersebut mempertahankan Aleix Espargaro.
Usai ditinggalkan Maverick Vinales ke Yamaha dan mendepak Espargaro, musim ini kini pengalaman empat tahun di Ducati Corse, Iannone diharapkan bisa meneruskan pengembangan GSX-RR, dengan Rins yang berstatus debutan diharapkan menjadi rider utama mereka suatu saat nanti.
Saya tak bisa berkata banyak, karena saya tak terlalu sering menghabiskan waktu di garasi mereka. Tapi sepengetahuan saya, etos kerja dan konsentrasi mereka tidak ada. Alex baru saja kembali dari cedera, dan masih punya banyak hal untuk dipelajari. Andrea merupakan tulang punggung tim dengan pengalaman yang ia punya. Tapi ia tak fokus, ujarnya.
Dengan cedera Rins yang berkepanjangan, Iannone pun bekerja sendirian dalam mengembangkan GSX-RR. Sayangnya, prestasi Suzuki justru terjun bebas dibanding tahun lalu, di mana mereka mengoleksi empat podium termasuk satu kemenangan. Kini, Iannone bahkan kesulitan untuk finis 10 besar.
Stres dalam tim ini meningkat karena tak ada arah yang jelas, karena tak ada kepemimpinan dan karena tak ada yang mengarahkan mereka. Mungkin harusnya mereka mempertahankan Aleix. Harusnya mereka punya rider yang paham performa GSX-RR tahun lalu, tutur El Pajarito.
Schwantz bahkan mengaku heran Suzuki seolah santai-santai saja menghadapi situasi genting ini. Saya tak melihat adanya dorongan, motivasi dan tak ada ketegangan. Saya justru melihat suasana santai di garasi. Harusnya, ketika situasi memburuk, mereka bekerja keras, tak mau menyerah dan tak santai-santai saja, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









