'Tak Cuma Quartararo-Vinales yang Bakal Tantang Marquez'
Anindhya Danartikanya | 21 Desember 2019 13:35
Bola.net - Manajer Ducati Team, Davide Tardozzi, mengaku pihaknya sama sekali tak bisa berpuas diri atas hasil runner up di MotoGP 2019, meski banyak prestasi gemilang yang mereka catat. Hal ini disampaikan Tardozzi dalam wawancaranya bersama Paddock GP.
Untuk ketiga kali secara beruntun, Andrea Dovizioso jadi runner up, di belakang Marc Marquez. Di lain sisi, Ducati meraih total 17 podium, terbanyak kedua sejak 2007 saat mereka meraih total 18 podium. Dovizioso juga meraih 269 poin, rekor terbanyak dalam kariernya di kelas tertinggi.
Dengan catatan ini, Tardozzi pun 'galau' dalam menilai kiprah Ducati sepanjang 2019. Meski senang karena mereka terbukti garang, ia sama sekali tak puas karena Ducati belum juga meraih gelar dunia pertama mereka sejak 2007 bersama Casey Stoner.
Percaya Bakal Garang Lagi pada 2020

"Kami jadi runner up untuk ketiga kali, meraih podium terbanyak sejak 2007, dan Dovi meraih poin tertingginya selama di MotoGP. Tapi kami ingin juara, dan jelas jika kami tak juara, kami tak boleh puas. Kami meraih banyak hasil baik, tapi kami tak puas karena target kami adalah gelar dunia," ujarnya.
Meski begitu, Tardozzi yakin Ducati akan kembali menjadi lawan serius bagi Marquez dalam perebutan gelar dunia, mematahkan opini banyak pihak bahwa hanya Fabio Quartararo dan Maverick Vinales yang akan menjegal langkah rider Repsol Honda tersebut.
"Saya percaya, bersama Dovi, kami akan kembali punya peluang jadi rival serius Marc. Beberapa orang berpikir hanya Fabio dan Maverick yang akan ikut memperebutkan gelar dunia bersama Marc musim depan. Tapis aya yakin Dovi akan selalu punya peluang ini," ungkapnya.
Rincian Prestasi Ducati di MotoGP 2019
Andrea Dovizioso
- Podium: 9
- Kemenangan: 2
Danilo Petrucci
- Podium: 3
- Kemenangan: 1
Jack Miller
- Podium: 5
- Kemenangan: -
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










