Tak Mau Menyesal, Alasan Valentino Rossi Ganti Crew Chief
Anindhya Danartikanya | 4 Oktober 2019 15:55
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menghadirkan pertanyaan besar di paddock MotoGP usai mengumumkan bahwa ia dan sang crew chief, Silvano Galbusera, akan berpisah musim depan. Galbusera pun akan digantikan crew chief Nicolo Bulega di Sky Racing VR46 Moto2, David Munoz.
Galbusera telah mendampingi Rossi sejak 2014, menggantikan Jeremy Burgess. Meski begitu, Rossi membutuhkan angin segar di timnya, dan Munoz yang masih muda dianggap bisa membantunya lebih jauh. Di lain sisi, keputusan Rossi ini dinilai 'aneh' karena kontraknya dengan Yamaha akan habis pada akhir 2020 nanti.
"Ketika ambil keputusan macam ini, saya melakukannya karena saya selalu merasa lebih baik mencoba. Lakukan kesalahan ketimbang sama sekali tak mencoba. Saya lebih suka hidup tanpa penyesalan," ungkap The Doctor kepada GPOne di sela pekan balap MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Kamis (3/10/2019).
Tak Peduli Tahun Terakhir atau Bukan

Rossi pun mengaku dirinya masih ingin tampil baik musim depan, meski belum menentukan apakah 2020 akan jadi tahun terakhirnya berkarier di MotoGP. Atas alasan ini, ia yakin tak ada salahnya untuk mencoba bekerja sama dengan crew chief yang lebih muda.
"Orang lain di posisi saya mungkin bakal berkata, 'Oke, 2020 bakal jadi musim terakhirku, jadi lebih baik nyaman dengan membuat semuanya sama.' Saya pikir, 'Kita lakukan saja! Peduli setan!' Kami harus mencoba tampil kuat. Bisa saja nanti takkan berhasil, tapi kami takkan menyesal," ujarnya.
Terjadi Berkat Rangkaian Peristiwa
Meski begitu, Rossi mengaku tak serta merta mendepak Galbusera dari timnya. Rider berusia 40 tahun ini menyebut bahwa Galbusera kebetulan juga sudah tak ingin terlalu sering berkeliling dunia, dan akhirnya akan bekerja dengan tim uji coba Yamaha di Eropa.
"Perubahan ini terjadi berkat rangkaian beberapa hal. Tapi caranya cukup menyenangkan. Kami bicara dengan Silvano dan Yamaha. Tim kami agak kurang berkembang. Kami tak bisa mengekspresikan diri seolah-olah kami sudah maksimal, padahal belum," pungkas Rossi.
Tim uji coba Yamaha telah dibentuk mulai tahun lalu, dengan tujuan memfokuskan pengembangan YZR-M1 di Eropa alih-alih di Jepang. Tahun depan, peranan tim ini akan diperkuat, namun Yamaha belum menentukan siapa di antara Jonas Folger dan Johann Zarco yang akan jadi test rider mereka.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





