Tangkis Masalah Teknis, Valtteri Bottas Senang Menangi F1 GP Austria
Anindhya Danartikanya | 6 Juli 2020 09:56
Bola.net - Lewis Hamilton boleh saja jadi sorotan usai insiden senggolannya dengan Alexander Albon yang membuat keduanya gagal podium. Namun, tandem Hamilton di Mercedes AMG Petronas, Valtteri Bottas, sangat senang berhasil memenangi Formula 1 GP Austria di Red Bull Ring, Minggu (5/7/2020).
Start dari pole, Bottas berhasil mempertahankan posisinya dan memimpin balapan. Ia pun memperlebar jarak keunggulan dari Max Verstappen sekalinya DRS dinyalakan. Meski begitu, ia akhirnya mendapat tantangan dari Hamilton yang mampu merangsek ke posisi kedua usai start kelima.
"Memenangi balapan di F1 tak pernah mudah, tapi hari ini memang sama sekali tak mudah. Pada awal balapan, Lewis agak kehilangan waktu menyalip para pebalap Red Bull, jadi ada margin yang besar. Jadi saya bisa mengendalikan balapan," ujar Bottas kepada Crash.net.
Diuntungkan Senggolan Hamilton-Albon
Sang enam kali juara dunia pun menempel ketat Bottas setelah keduanya menjalani pit stop ganda pada Lap 26. Meski begitu, Mercedes tiba-tiba meminta keduanya untuk menghindari kerb yang mengakibatkan vibrasi pada mobil dan beberapa masalah teknis.
Menghindari kerb membuat Bottas kehilangan waktu, dan situasi makin menegangkan ketika Safety Car masuk ke trek, hingga para rivalnya bisa kembali mengembalikan performa ban ke kondisi yang lebih baik pada 10 lap terakhir.
Meski begitu, Bottas akhirnya cukup diuntungkan dengan senggolan antara Hamilton dan Albon di Tikungan, yakni insiden yang membuat Albon keluar lintasan dan Hamilton dijatuhi hukuman lima detik. Bottas pun akhirnya sukses merebut kemenangan.
Banyak Variabel Memengaruhi Balapan
"Pada stint kedua, tak ada tekanan besar, karena saya di depan, dan kami ingin pastikan memimpin sampai finis. Tapi ada banyak variabel dalam balapan, kami mengalami masalah pada sensor, ada kerusakan akibat vibrasi karena kerbnya sangat kasar. Jadi saya harus menghindari kerb yang membuat saya kehilangan waktu," tuturnya.
"Dan saat saya memimpin, ada Safety Car berkali-kali. Padahal saat memimpin, Anda ingin semuanya serba konstan dan bebas dari masalah. Jadi banyak variabel, tapi saya berhasil menangkis semua masalah dan menang," pungkas pebalap asal Finlandia ini.
Para pebalap F1 akan kembali turun lintasan di trek yang sama untuk seri kedua musim ini pada 10-12 Juli mendatang.
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
Otomotif 19 Januari 2026, 18:45
-
Terus Dirayu Gigi Dall'Igna Balik ke Ducati, Jack Miller Buka Kans Balapan di WorldSBK
Otomotif 19 Januari 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











