Tanpa Tim Satelit, Titik Lemah Suzuki Dibanding Yamaha
Anindhya Danartikanya | 10 Juli 2017 12:10
Bola.net - - Pimpinan Monster Yamaha Tech 3, Herve Poncharal yakin bahwa tim satelit memiliki peran yang cukup vital untuk perkembangan tim pabrikan Movistar Yamaha MotoGP. 'Kemewahan' inilah yang tidak dimiliki Suzuki Ecstar, yang sejak kembali ke MotoGP pada 2015 lalu kerap menyatakan masih belum percaya diri menurunkan tim satelit.
Usai ditinggal Maverick Vinales dan Aleix Espargaro, Suzuki kerap meraih hasil jeblok bersama Andrea Iannone. Belum lagi Alex Rins sempat cedera dan absen lima seri. Poncharal pun prihatin melihat Iannone harus bekerja sendirian mengembangkan GSX-RR tanpa bantuan tim satelit, berbeda dengan Yamaha yang dibantu oleh Tech 3.
Poncharal telah menyarankan Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio untuk segera menjalankan program tim satelit. Di Catalunya, semua Yamaha pakai ban medium, tapi tim satelit justru finis di depan tim pabrikan. Hasil ini tak membuktikan Tech 3 lebih baik. Tapi setidaknya tim pabrikan bisa melakukan perbandingan untuk mencari penyebabnya, ujarnya kepada Speedweek.
Poncharal pun menyatakan tim pabrikan bisa membaca data yang diperoleh tim satelit, mencari titik lemah dan kuat di antara dua belah pihak. Dibanding Suzuki, Yamaha punya keuntungan. Tak punya tim satelit adalah kelemahan Suzuki. Kini mereka bermasalah dan tak tahu penyebabnya. Jika Anda punya data dari empat motor dengan empat rider berbeda, jelas lebih baik daripada hanya punya dua rider, lanjutnya.
Duet Tech 3, Johann Zarco dan Jonas Folger musim ini mengendarai YZR-M1 versi 2016, motor yang diyakini Valentino Rossi memiliki handling yang lebih baik. Poncharal yakin M1 2016 nantinya juga akan tetap tertinggal, namun performa Zarco dan Folger yang meyakinkan di atas motor ini jelas akan mempermudah kinerja para engineer Yamaha untuk mengembangkan M1 versi penerusnya.
Kami tak melakukan perubahan besar sejak Qatar. M1 2016 bukanlah masa depan Yamaha, tapi performa Tech 3 jelas membantu engineer Yamaha mengembangkan M1 ketika mereka menghadirkan perangkat baru lainnya untuk tim pabrikan. Jika melihat hasil Tech 3, mereka bisa melihat apakah mereka menuju arah yang benar atau tidak, pungkas Poncharal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
-
Pembalap Aprilia Bantah Ada Rapat Bahas Team Order untuk Jorge Martin: Hanya Minum Kopi
Otomotif 22 Oktober 2026, 23:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


