Tech 3 KTM Janji Bikin Danilo Petrucci Bahagia Agar Bisa Cepat
Anindhya Danartikanya | 18 Januari 2021 11:38
Bola.net - Manajer Tim KTM Tech 3 Factory Racing, Herve Poncharal, berjanji membuat Danilo Petrucci nyaman dan bahagia membela timnya di MotoGP 2021. Menurutnya, pembalap yang bahagia, biasanya juga merupakan pembalap yang bisa melaju cepat. Kepada Speedweek, Jumat (15/1/2021), Poncharal pun mengaku percaya pada potensi Petrucci.
Petrucci digaet oleh KTM dan Tech 3 usai Pol Espargaro secara mengejutkan memilih meninggalkan Red Bull KTM Factory Racing menuju Repsol Honda. Awalnya, Petrucci santer dikabarkan akan jadi penggantinya. Namun, akhirnya ia justru diletakkan di Tech 3, menggantikan Miguel Oliveira yang justru dicomot oleh tim pabrikan.
"Saat Pol memutuskan pergi usai empat tahun, KTM syok. Tak ada yang mengiranya. Kami pun berdiskusi soal apa yang harus dilakukan. Tadinya kami diskusi apakah kami harus ambil rider muda," kisah Poncharal, mengingat timnya selama ini selalu menjadi tim junior, baik saat masih di Yamaha maupun saat sudah di KTM.
"Tapi saat itu kami sudah punya Brad (Binder) dan Iker (Lecuona), yang belum diketahui bagaimana performanya. Miguel juga dianggap masih 'baru' karena cedera sejak Agustus 2019 (usai tertabrak Johann Zarco di Silverstone). Jadi, memang lebih baik menggantikan Pol dengan rider berpengalaman," lanjut pria asal Prancis ini.
Bukan Lagi Tim Junior

Awalnya, KTM sempat tertarik menggaet Andrea Dovizioso yang memberi sinyal tak betah di Ducati. Namun, kesepakatan batal diraih, salah satunya akibat faktor finansial. Dovizioso kabarnya meminta gaji sebesar 4 juta euro, namun Direktur KTM Motorsport, Pit Beirer, menolak permintaan ini dan akhirnya melirik Petrucci.
"Pada akhirnya, KTM menggaet Danilo. Awalnya tak jelas bagaimana peletakan rider KTM di MotoGP. Namun, mereka bilang pada saya, 'Kami akan kembali duetkan dream team kami, Miguel dan Brad, untuk 2021'. Jadi, saya dapat tugas membimbing rider berusia 20 tahun dan 30 tahun," tutur Poncharal.
"Biasanya, tugas Tech 3 adalah mengembangkan dan melatih rider muda untuk tim pabrikan agar mereka bisa menunjukkan potensi mereka. Kami sudah berhasil melakukannya lewat Miguel. Tapi Pit Beirer bilang, 'Kita tak lagi punya tim junior. Kita punya empat rider pabrikan, dan mereka akan punya pondasi identik'," kisahnya.
Ingin Sambut Danilo Petrucci dengan Hangat
Petrucci sendiri punya pengalaman enam tahun di Ducati, mengoleksi 10 podium dan dua kemenangan. Alhasil, Tech 3 dan KTM menaruh harapan tinggi padanya menjelang 2021. Namun, Poncharal ogah mematok target setinggi langit pada 'Petrux'. Menurutnya, yang terpenting adalah membuatnya nyaman dulu bekerja dengan tim baru.
"Tak masuk akal memprediksi kiprah Danilo sekarang. Kami harus lihat bagaimana perasaannya di atas KTM lebih dulu. Ia sendiri sangat kaget melihat dukungan yang sudah ia terima dari KTM. Ia sudah ikut uji coba di terowongan angin, dan merasa sangat senang atas situasinya," ungkap Poncharal.
"Saya suka Danilo dan hubungan saya dengan para rider saya sangatlah baik. Kami akan lakukan segalanya agar ia senang. Itulah target kami dan KTM. Kami ingin tunjukkan bahwa ia benar-benar disambut hangat dan ia bisa mendapatkan teknologi terbaik. Pembalap yang bahagia biasanya juga pembalap yang cepat," tutupnya.
Sumber: Speedweek
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
- Razlan Razali: Marc Marquez Hanya Satu dalam Sejuta, Semoga Cepat Balapan Lagi
- Petronas Yamaha SRT Luncurkan Tim di Qatar, Monster Energy Berpotensi Gabung
- Pertama Kali Naik Motor Gede, Jorge Martin Langsung Ngebut di Cartagena
- Davide Brivio Resmi Jadi Direktur Balap Alpine F1 Team
- Naungi Valentino Rossi, Petronas SRT Ngotot Ingin Tetap Jadi Tim Junior
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











