Tech 3 Tinggalkan Yamaha, Inikah Kesempatan VR46?
Anindhya Danartikanya | 23 Februari 2018 10:30
Bola.net - - Berulang kali digosipkan bakal menurunkan tim balapnya sendiri di MotoGP, apakah Valentino Rossi akhirnya benar-benar mendapatkan kesempatan ini tahun depan? Apalagi Tech 3 Racing telah memutuskan akan menghentikan kerjasama mereka dengan Yamaha akhir musim nanti.
Sejak tengah musim lalu, bos Tech 3, Herve Poncharal sudah berkali-kali menyatakan kekhawatirannya soal kemungkinan tim Rossi, VR46 menggantikan posisinya dalam waktu dekat. Akhir musim lalu, Poncharal bahkan telah menjalani pertemuan dengan Yamaha, membicarakan masa depan kerjasama mereka.
Saya bertanya, 'Bisakah kalian punya enam motor di grid?' Mereka bilang, 'Tidak, terlalu banyak'. Saya berkata, 'Oke, jika kalian dapat permintaan dari VR46 dan Tech 3, siapa yang akan jadi prioritas?' Jawaban mereka adalah VR46. Jadi ini sudah jelas, ujar Poncharal kepada Motorsport pada awal Januari.
Meski begitu, kini justru Poncharal sendiri yang akhirnya memilih berpisah dengan pabrikan Garpu Tala usai 20 tahun kerjasama. Spekulasi yang beredar di paddock MotoGP, menyebutkan bahwa pria asal Prancis ini mendapat tawaran bagus dari KTM, yang memang tengah mencari tim satelit untuk musim depan.
Keputusan Poncharal ini jelas membuat Yamaha harus putar otak. Dalam jangka beberapa bulan, mereka harus segera menemukan pengganti Tech 3 sebagai tim satelit. Marc VDS merupakan salah satu kandidat, mengingat mereka berulang kali mengeluhkan kurangnya dukungan dari Honda.
Meski begitu, bisa jadi dugaan Poncharal menjadi nyata. VR46 selama ini sangat sukses menjalankan program Moto2 dan Moto3, sementara Rossi juga sangat identik dengan Yamaha. Pabrikan Garpu Tala bahkan menjadi partner kerjasama Rossi untuk menyediakan seluruh perlengkapan latihan VR46 Riders Academy di Tavullia, Italia dan Misano, San Marino.
Demi mengorbitkan lebih banyak lagi talenta muda Italia di jagat Grand Prix, menurunkan tim di kelas tertinggi jelas bisa menjadi salah satu siasat VR46. Selain itu, nama besar Rossi dan VR46 bisa menjadi lahan bisnis yang cukup menjanjikan, menjadi umpan bagi para sponsor.
Meski begitu, ada tantangan bagi VR46 bila benar-benar ingin turun di MotoGP. Dengan keinginan Dorna Sports untuk menurunkan 24 motor saja, sekaligus adanya kontrak antara Dorna Sports dan semua tim satelit sampai 2021, maka tak ada tempat lagi bagi VR46, kecuali ada tim yang bersedia menjual slot-nya.
Atau, VR46 bisa saja mendapat slot ke-25 dan 26, namun hal ini hanya bisa terwujud apabila seluruh tim peserta satu suara memperbolehkan mereka untuk berpartisipasi. Bila ada beberapa tim yang tak setuju, maka VR46 takkan mendapat kesempatan untuk turun di MotoGP.
Nah, apakah Rossi benar-benar akan menurunkan tim bersama Yamaha di MotoGP 2019? Atau justru Yamaha memilih untuk bekerja sama dengan tim satelit lain? Kita nantikan kabar selanjutnya, Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
-
Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














