Tegas Tak Menyesal, Pol Espargaro Pede Bisa Garang di Honda Seperti di KTM
Anindhya Danartikanya | 5 Oktober 2020 10:48
Bola.net - Melihat Honda terpuruk dan gagal meraih satu pun podium di MotoGP 2020 sejauh ini tanpa Marc Marquez, Pol Espargaro menegaskan tetap tidak menyesali keputusannya pindah ke Repsol Honda, yakni langkah yang sudah mantap ia ambil sejak Juni lalu. Hal ini ia sampaikan via Motorsport.com, Minggu (4/10/2020).
Espargaro, yang telah menjadi rider utama Red Bull KTM Factory Racing sejak 2017, secara mengejutkan memilih pindah ke Repsol Honda. Keputusan ini bikin heran banyak pihak karena motor RC213V dikenal sangat agresif dan sulit dijinakkan, sementara RC16 tengah menuju arah yang baik dan dikembangkan sesuai arahan Espargaro sendiri.
Rider Spanyol ini tak memungkiri bahwa dalam usianya yang sudah mencapai 29 tahun, ia tak bisa menunggu lebih lama lagi sampai KTM konsisten bertarung di papan atas dan memperebutkan gelar. Ia juga mengaku terlecut melihat Marquez, rival sengitnya sejak anak-anak, menjadi satu-satunya rider yang dominan di Honda.
Namun, usai Espargaro ambil keputusan, Honda justru mengalami musim terburuknya di GP500/MotoGP sejak 1981. Tanpa Marquez yang kini masih cedera lengan, mereka belum sekalipun menang dan podium musim ini. Hal ini bikin banyak orang mencurigai bahwa Polyccio diam-diam menyesali keputusannya. Tapi ia membantah.
Sesali Keputusan Justru Buang-Buang Waktu

"Biasanya Anda ambil keputusan demi memperoleh situasi yang lebih baik, dan biasanya Anda ambil keputusan juga usai mengetahui semua fakta. Jadi, Anda menaruh semua fakta di atas meja saat Anda harus ambil keputusan, lalu Anda pilih mana yang terbaik. Jadi, saya rasa saya bisa melaju lebih cepat dengan Honda," ujar Espargaro.
Salah satu orang yang yakin Espargaro telah menyesal adalah Jorge Lorenzo, yang sempat membela Repsol Honda pada 2019 dan tahu benar betapa sulitnya menjinakkan RC213V. Namun, Espargaro menyatakan bahwa menyesali keputusan adalah hal yang sia-sia.
"Memutar waktu ke momen di mana saya ambil keputusan dan berkata 'oh, kenapa aku melakukannya?' atau 'kurasa aku ambil keputusan yang salah' adalah hal yang buang-buang waktu, karena sekalinya Anda ambil keputusan, maka harusnya itu untuk situasi yang lebih baik," ungkap juara dunia Moto2 2013 ini.
Yakin Bisa Naik Podium Bareng Honda
Adik Aleix Espargaro ini juga menyatakan bahwa ia tak pindah ke Repsol Honda demi mendapatkan gaji yang lebih bombastis. Ia bahkan meyakini dirinya bisa tampil kompetitif di atas RC213V, seperti halnya musim ini bersama KTM, di mana ia sukses meraih dua podium dan ikut memperebutkan kemenangan.
"Jika Anda ambil keputusan demi memilih situasi yang buruk atau demi mendapatkan banyak uang, maka Anda bodoh. Jadi, saat ini saya sangat yakin bisa meraih hasil yang sama di Honda dibanding yang saya raih di KTM. Jika tidak, saya akan sabar saja," tuturnya.
"Tapi saya akan tetap bertarung di Honda seperti saat bertarung di KTM selama empat musim terakhir. Saya start paling buncit (dengan KTM) di Qatar empat tahun lalu, dan kini bisa naik podium. Jadi, jika saya berhasil, saya bakal melakukannya bersama Honda," pungkas Espargaro.
Sumber: Motorsportcom
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 17:20
-
Klasemen Pembalap Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:59
-
Davide Tardozzi Kritik FIM Stewards Soal Penalti Marc Marquez di Sprint MotoGP Thailand 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 15:59
LATEST UPDATE
-
Bekuk Villarreal, Barcelona Pede Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 09:57
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
Liga Inggris 1 Maret 2026, 09:50
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 1 Maret 2026, 08:52
-
Barcelona 4-1 Villarreal, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 08:26
-
Momentum Kebangkitan Inter usai Tersingkir dari Liga Champions
Liga Italia 1 Maret 2026, 06:26
-
Rating Pemain Inter vs Genoa: Dominasi Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:36
-
Man of the Match Inter vs Genoa: Federico Dimarco
Liga Italia 1 Maret 2026, 05:08
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21








