'Temui Jalan Buntu, Valentino Rossi Rombak Tim demi Cari Motivasi'
Anindhya Danartikanya | 10 Oktober 2019 09:08
Bola.net - Crew chief Franco Morbidelli di Petronas Yamaha SRT, Ramon Forcada, yakin Valentino Rossi melakukan pergantian crew chief musim depan hanya untuk mencari motivasi, bukan untuk mencari perbaikan teknis di Yamaha. Hal ini ia sampaikan lewat wawancara dalam MotoGP Podcast yang dirilis DAZN, Rabu (9/10/2019).
Dalam wawancara ini, Forcada dimintai opini soal Rossi yang musim depan akan mengganti sang crew chief, Silvano Galbusera, dengan Davide Munoz. Munoz masih berusia 41 tahun, dan tengah menjabat sebagai crew chief Nicolo Bulega di Sky Racing VR46 dan pernah mengantar Francesco Bagnaia menjuarai Moto2 2018.
Munoz orang VR46 kedua yang digaet Rossi, usai menyomot Idalio Gavira untuk dijadikan pelatih balap pribadinya mulai akhir musim lalu. Di lain sisi, tahun lalu Yamaha juga merombak struktur departemen balapnya, dimulai dengan mengganti Project Leader YZR-M1 dari Kouji Tsuya ke Takahiro Sumi.
Apalagi Kalau Bukan Cari Motivasi?

Setelahnya, teknisi elektronik andalan Yamaha WorldSBK, Michele Gadda, juga telah dipekerjakan di MotoGP. Belakangan, Presiden Divisi Motorsport Yamaha yang selama ini dijabat Kouichi Tsuji, juga diambil alih Hiroshi Ito. Atas alasan ini, Forcada yakin kehadiran Munoz di kubu Rossi bukanlah soal perbaikan teknis.
"Saya tak yakin Davide sangat baik dalam level teknis, jadi menurut saya Vale hanya cari motivasi. Dengan beberapa tahun tersisa, Vale menggaet teknisi tak berpengalaman, jadi apalagi yang ia cari kalau bukan motivasi? Itulah yang juga ia lakukan saat mengganti Jeremy (Burgess) dengan Silvano," ujar Forcada.
Di lain sisi, Forcada juga menghormati cara kerja Yamaha yang bersikap terbuka pada permintaan pebalap dalam melakukan perombakan tim. Ia menyebut Yamaha selalu memberikan kebebasan pada ridernya, seperti saat Maverick Vinales meminta Forcada untuk digantikan dengan Esteban Garcia.
Rombak Tim Karena Temui Jalan Buntu
"Dengan cara kerja Yamaha, segalanya terbuka. Anda bisa mencoba apa pun yang Anda mau, dan mereka akan memberi kebebasan. Jadi saya rasa Vale tak bermaksud mencari peningkatan teknis," tutur pria asal Spanyol ini.
"Ini juga terjadi saat ia mengganti Jeremy (Burgess). Vale pikir mereka menemui jalan buntu dan ia menginginkan perubahan. Bagaimana caranya? Well, Davide masih muda dan ia akan punya ide-ide baru," pungkas Forcada, yang pernah meraih tiga gelar dunia MotoGP bersama Jorge Lorenzo.
Musim depan, Munoz akan menjadi crew chief ketiga Rossi sepanjang kariernya di kelas tertinggi (GP500/MotoGP). Ia bekerja sama dengan Burgess pada 2000-2013, dan menggantinya dengan Galbusera pada 2014 lalu. Bersama Burgess, ia mengoleksi tujuh gelar dunia.
Sumber: DAZN/Motorsport.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
Otomotif 24 Oktober 2026, 11:32
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




