Thomas Luthi Lega Akhirnya Naik ke MotoGP
Anindhya Danartikanya | 29 Agustus 2017 12:30
Bola.net - - Pembalap Interwetten CarXpert, Thomas Luthi mengaku sangat lega akhirnya bisa naik ke MotoGP musim depan, usai penantian selama 10 tahun. Bergabung dengan Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda sebagai pengganti Jack Miller, Luthi pun menyebut hal ini adalah impian jadi nyata.
Juara dunia GP125 2005 ini naik ke GP250 pada 2007 dan bertahan di kelas intermediate saat GP250 berubah menjadi Moto2 pada 2010. Selama delapan tahun di Moto2, ia selalu menjadi kandidat juara. Hasil terburuknya hanyalah peringkat keenam pada 2013. Tahun ini, ia bahkan menjadi rival terberat Franco Morbidelli, yang juga akan jadi tandemnya tahun depan.
Bagai impian jadi nyata. Sangat menakjubkan. Ini kabar besar. Terima kasih kepada Marc VDS atas kesempatan ini. Sepekan terakhir sangat gila, tapi kini masa depan sudah jelas dan segalanya telah teratasi. Tapi kini saya harus kembali fokus, saya masih punya misi besar di Moto2. Jika ingin gelar, maka kami harus bekerja keras, ujarnya kepada Crash.net.
Selalu tampil kuat dan konsisten selama di Moto2, rider 30 tahun ini kerap disebut sebagai 'penjaga gerbang' Moto2 ke MotoGP, di mana ada pendapat bahwa seorang rider baru bisa dianggap layak untuk naik ke MotoGP bila mampu konsisten mengalahkan Luthi.
Usai penantian bertahun-tahun, Luthi pun akhirnya mendapat beberapa kali kesempatan menjadi test rider KTM MotoGP tahun lalu, menjajal motor RC16. Uji coba-uji coba ini pun semakin membangkitkan semangat Luthi, dan ketika kesempatan turun di MotoGP datang, rider Swiss ini tak ragu untuk menyabetnya.
Sejatinya ini bukan keputusan yang terlambat. Ini hanya soal mencoba lagi setiap tahun. Pada akhirnya ini mimpi jadi nyata. Di kepala saya, sangat penting meraih hasil baik di Moto2. Jika saya dapat kesempatan mengendarai motor MotoGP, maka saya akan mengambilnya. Saya pun akan turun di kelas ini tahun depan, jadi ini bagus bagi saya, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








