Tiga Faktor Kesuksesan Marquez Menurut Pedrosa
Anindhya Danartikanya | 5 Desember 2017 15:00
Bola.net - - Sejak 2013, Dani Pedrosa bertandem dengan Marc Marquez di Repsol Honda, dan rider 24 tahun tersebut merupakan tandem terkuatnya selain Nicky Hayden dan Casey Stoner. Lima tahun berbagi garasi, Pedrosa jelas telah memahami 'tingkah laku' Marquez dalam mengoleksi empat gelar dunia MotoGP.
Kepada Todo Circuito, Pedrosa pun membeberkan tiga faktor utama kesuksesan dan gemilangnya performa Marquez selama ini, yakni kemauannya bekerja keras tanpa lelah, yang disertai orang-orang suportif di sekelilingnya, serta kemampuannya mempertahankan rasa percaya diri.
Berikut tiga faktor kesuksesan Marc Marquez menurut Dani Pedrosa.
BEKERJA KERAS
Menurut Pedrosa, Marquez tak pernah berhenti ataupun bersantai sekalipun di sela balapan. Sibuk berlatih fisik, termasuk latihan motocross dan dirt track membuat Marquez terus memiliki 'hubungan batin' yang baik dengan motornya.
Marc merupakan rider yang mampu bekerja keras dalam latihan usai balapan. Di sanalah ia mampu mengendalikan bahkan meningkatkan feeling-nya agar bekerja dengan baik bersama timnya. Dari latihan-latihan inilah ia mampu mengalami banyak langkah maju.
LINGKUNGAN PENDUKUNG
Tak dipungkiri lagi bahwa Marquez merupakan 'family man'. Keluarganya merupakan pendukung utama, disertai tim yang solid dan kompak, termasuk sang manajer yang juga juara dunia GP125 1999, Emilio Alzamora. Marquez sendiri mengaku lebih suka menghabiskan waktu dengan timnya sepanjang pekan balap.
Marc mendapat banyak feedback dari timnya agar terus termotivasi. Inilah salah satu kekuatannya. Ia punya orang-orang terpercaya yang mampu membuatnya tetap fokus pada hal-hal penting di lintasan. Mereka adalah dukungan terbesar Marc ketika menghadapi kesulitan.
KEPERCAYAAN DIRI
Marquez merupakan salah satu rider yang sering mengalami kecelakaan, namun uniknya ia tak pernah mengalami cedera. Setiap kali terjatuh, ia justru mampu bangkit dan melaju lebih cepat daripada sebelumnya. Ia juga kerap melakukan aksi 'save' yang menakjubkan, membuat banyak orang, termasuk rivalnya keheranan.
Saya rasa kunci terpenting dari kesuksesan Marc adalah ia tak pernah hilang rasa percaya diri. Lihat saja berapa kali ia terjatuh, tapi ia tak hilang percaya diri. Biasanya, saat rider jatuh, maka mereka akan kehilangan percaya diri, sedangkan Marc tahu bagaimana cara menghadapinya. Ia berlatih dengan cara-cara tertentu agar tak jatuh. Inilah hal yang harus kami (rival) pelajari, karena itu adalah cara terbaik untuk mengambil risiko tanpa harus mengalami langkah mundur.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






