Tim-Tim Moto3 Kemalingan di Sepang, Bukan yang Pertama Kali
Anindhya Danartikanya | 4 November 2019 16:30
Bola.net - Kabar tak menyenangkan datang dari paddock Moto3 dalam pekan balap MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, akhir pekan lalu. Terhitung sebanyak lima tim menyadari kehilangan berbagai perangkat balap pada Jumat (1/11/2019), yakni sebelum mereka menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1).
Tim-tim tersebut adalah Angel Nieto Team, yang menaungi Albert Arenas dan Raul Fernandez; CIP Green Power, yang menaungi Darryn Binder dan Tom Booth-Amos; RBA BOE Skull Rider, yang menaungi Makar Yurchenko dan Kazuki Masaki; Reale Avintia Arizona 77, yang menaungi Stefano Nepa, dan Red Bull KTM Ajo, yang menaungi Can Oncu.
Kebetulan mereka merupakan sebagian tim yang tak kebagian garasi di bangunan utama pit Sirkuit Sepang, dan mendapat tempat berupa tenda di bagian barat paddock. Area ini pun terhubung dengan area parkir mobil khusus peserta balap, hingga memudahkan akses pencuri untuk masuk ke garasi mereka.
Perangkat Moto2 Tak Terjamah

Sporting Director Angel Nieto Team yang juga eks rider Grand prix, Gino Borsoi, mengaku begitu banyak perangkat yang dicuri. Ia pun menunggu penanganan dari pengelola Sirkuit Sepang, dan telah mendiskusikan hal ini dengan Asosiasi Tim Balap Internasional (IRTA).
"Seluruh absorber, kaliper, cakram rem, komputer, heater, fork, suspensi, dan rear shock telah diambil. Kami mengharapkan respons dari pengelola sirkuit, dan kami sudah bicara dengan IRTA," ungkap pria asal Spanyol tersebut kepada Diario AS.
Beruntung, tenda Angel Nieto Team Moto2, yang menaungi Jake Dixon dan Xavi Cardelus, tak terlalu dijamah oleh para pencuri tersebut. "Meski mereka membuka laci sparpart, perlengkapan Moto2 kami nyaris tak ada yang diambil, hanya beberapa hal, termasuk selimut pemanas ban," ujar Borsoi.
Dibantu Tim Valentino Rossi

Borsoi pun menyatakan bahwa Angel Nieto Team mendapat bantuan dari tim balap Valentino Rossi, Sky Racing VR46. "WP Suspension dan Sky Team membantu kami dengan menyediakan beberapa material, karena jika tidak, kami takkan bisa balapan," tuturnya.
Hal ini pun dibenarkan oleh Manajer Tim VR46, Pablo Nieto. "Kami memberikan dua shock absorber (seharga nyaris 3000 euro) lengkap kepada mereka. Bagaimana bisa saya tak membantu mereka, sementara tim mereka dinamai dengan nama mendiang ayah saya?" aku Nieto.
Yang unik adalah pernyataan Manajer Tim Angel Nieto, Jorge Martinez Aspar. "Ini bukan pertama kalinya terjadi di Sepang, karena tiga tahun lalu komputer kami juga dicuri. Kini kami jadi tim dengan komputer yang paling banyak dicuri, karena ada lima komputer. Jika dihitung kerugian kami semuanya 40.000-50.000 euro. Kini motor kami bisa kembali dirakit dan diturunkan di trek, tapi masalah bakal makin rumit jika rider kami jatuh," ujarnya.
Diduga Terjadi pada Dini Hari

CEO Sepang International Circuit, yang juga Team Principal Petronas Yamaha SRT MotoGP, Razlan Razali mengaku kecewa atas terjadinya insiden ini. Menurutnya, peristiwa ini terjadi pada Jumat dini hari, sekitar pukul 01.00-06.00 waktu setempat.
Razali juga menyatakan bahwa pengelola Sirkuit Sepang mencurigai bahwa para pencuri ini paham benar soal apa yang mereka curi dari kelima tim Moto3 tersebut, karena beberapa perangkat berharga lainnya justru tak mereka jamah.
Insiden ini pun telah dilaporkan ke pihak berwajib, dan masih dalam proses investigasi. Sirkuit Sepang akan kembali menjamu penghuni paddock MotoGP dalam uji coba pramusim pada 2-4 dan 7-9 Februari pada 2020 mendatang.
Baca Juga:
- Berburu Merchandise Rider Idola di MotoGP Sepang, Malaysia 2019
- Berapa Sih Biaya Nonton MotoGP Malaysia Langsung di Sepang?
- Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nonton MotoGP Malaysia di Sepang
- Kritik Miller, Dovizioso Senang Sengit Lawan Rossi di Sepang
- Marc Marquez Larang Adik Main Medsos demi Juarai Moto2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






