Usir Marquez, Kawan Rossi Kena Semprot Yamaha?
Anindhya Danartikanya | 13 April 2018 13:00
Bola.net - - Usai mengalami insiden senggolan kontroversial di MotoGP Argentina akhir pekan lalu, 'perang' kembali tersulut di antara Marc Marquez dan Valentino Rossi. Merasa bersalah karena mengakibatkan The Doctor terjatuh, Marquez pun segera mendatangi garasi Movistar Yamaha untuk meminta maaf. Sayang, permohonan maafnya ditolak mentah-mentah.
Belum sempat berbicara langsung dengan Rossi, Marquez yang didampingi Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig dan manajer pribadinya, Emilio Alzamora, justru diusir dari garasi tim pabrikan Garpu Tala. 'Pengusir' tersebut bukanlah staf dari Yamaha, melainkan asisten pribadi sekaligus sahabat karib Rossi, Alessio 'Uccio' Salucci.
Tindakan Salucci ini tak pelak lagi mengundang kontroversi lain, mengingat ia tak punya jabatan khusus di struktur Yamaha. Pengamat MotoGP asal Italia, Maurizio Bruscolini dalam acara 'Paddock' pun menyatakan bahwa para petinggi Yamaha telah memberikan peringatan kepada Salucci, demikian yang dilansir Solomoto.
Saya selalu melihat ada masalah di dalam garasi Yamaha. Pada Minggu (8/4), masalah itu terlihat. Uccio membela Vale meski tak punya kuasa, mengingat ia tak punya jabatan di Yamaha. Kali ini Uccio sudah kelewat batas. Para pemimpin Yamaha ikut campur pada titik ini, berkata 'cukup, dan jika kesalahan macam ini terjadi lagi, jangan menginjakkan kaki di garasi lagi', ujar Bruscolini.
Dalam acara yang sama, Bruscolini juga tak memungkiri bahwa perang mental dan wheel-to-wheel antara Marquez dan Rossi ini sangat menarik untuk diamati, mengingat Rossi merupakan legenda hidup MotoGP, sementara Marquez diprediksi akan menjadi bintang besar selanjutnya.
Yang terjadi adalah, ada seorang rider yang coba mengalahkan rivalnya. Yang kalah, mulai 'menendang'. Ini kisah menakjubkan! Selama 15 tahun terakhir, MotoGP didominasi satu rider, tapi rider lain kini sedang tumbuh dan berkembang, dan mungkin akan mendominasi di masa depan. Tapi rider yang masih bertahan tidaklah menyerah. Ini bukanlah sekadar perang di dalam lintasan! tutup Bruscolini.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















