Valentino Rossi: Agresif, Jason Dupasquier Ingatkan Saya pada Joey Dunlop
Anindhya Danartikanya | 2 Juni 2021 08:52
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT MotoGP, Valentino Rossi, buka suara soal mendiang rider Moto3, Jason Dupasquier, yang meninggal dunia pada Minggu (30/5/2021), usai kecelakaan hebat di sesi Kualifikasi 2 (Q2) sehari sebelumnya di Mugello, Italia. Lewat Instagram, The Doctor pun merilis pernyataan cukup panjang.
Dupasquier terjatuh bersama rider Red Bull KTM Tech 3, Ayumu Sasaki, dan rider Indonesian Racing Team Gresini, Jeremy Alcoba, di Tikungan 9 atau Arrabbiata 2. Sasaki dan Alcoba tak mengalami cedera parah, tapi Dupasquier tak sadarkan diri dan harus ditangani oleh petugas dan staf medis sirkuit di TKP.
Usai evakuasi selama 45 menit, rider berusia 19 tahun asal Swiss itu langsung ditransfer ke Rumah Sakit Careggi di Florensia dengan helikopter. Ia dinyatakan mengalami politrauma di bagian kepala, dada, dan perut, serta telah dioperasi pada Sabtu malam. Sayang, pada Minggu pagi, nyawanya dipastikan tak selamat.
Perhatikan Kemajuan Jason Dupasquier

Pengumuman meninggalnya Dupaquier dirilis tepat usai balapan Moto3 berakhir, saat para rider Moto2 sudah berjejer di grid. Sebelum balapan MotoGP digelar, sesi mengheningkan cipta di gelar. Beberapa rider kelas tertinggi pun merasa keberatan harus balapan, namun Rossi yakin harusnya mereka tetap berlaga meski berat.
Dalam pernyataannya, sembilan kali juara dunia ini mengaku belum pernah bertemu Dupasquier secara langsung, namun sebagai rider yang sangat memerhatikan Moto3, Rossi mengamati progresnya musim ini. Dupasquier musim ini memang kerap mencuri perhatian, ikut bertarung di papan atas usai keterpurukan tahun lalu.
Rossi pun menyebut Dupasquier punya gaya balap yang menarik karena agresif, mengingatkannya pada mendiang legenda Tourist Trophy yang juga idolanya saat belia, Joey Dunlop. Uniknya, inisial nama Dupasquier dan Dunlop mirip, dan hal ini membuat Rossi semakin 'patah hati'. Berikut pernyataan Valentino Rossi.
Pernyataan Valentino Rossi
"Saya tak mengenal Jason Dupasquier secara pribadi, saya tak punya kesempatan bertemu dengannya di paddock, namun saya mengamatinya di trek. Tahun ini, ia tampil kuat, ia pulih dari cedera yang buruk, namun konsisten berada di kelompok yang cepat.
"Ia punya gaya balap yang agresif di atas motor, yang bersama singkatan namanya yang Anda lihat di TV di sebelah nomor balapnya (JDU), mengingatkan saya pada Joey Dunlop sang legenda.
"Citra pada hari Sabtu langsung membuat kami sangat cemas dan pada malam harinya, dipahami bahwa kondisinya sangat serius, namun dalam situasi ini, Anda takkan pernah tahu apa pun dan Anda bergantung pada harapan sekecil apa pun. Pada Minggu, sejam sebelum balapan, berita yang tak ingin didengar siapa pun keluar.
"Rasanya sangat berat untuk memakai helm dan menaiki motor, karena pada momen itu, semuanya jadi tak masuk akal, dan Anda bertanya-tanya apa yang masih harus Anda lakukan di sana. Namun, mungkin cara terbaik untuk menghormati dan mengenang seorang pembalap hanyalah tetap balapan dan mengerahkan segalanya, meski sayangnya hal itu bahkan takkan bisa mengubah apa yang sudah terjadi.
"Ciao, Jason. Istirahatlah dalam damai."
Sumber: Instagram/ValeYellow46
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
- Samai Kontrak Marc Marquez, Brad Binder Tetap di KTM Sampai MotoGP 2024
- Pernah Terpuruk, Jack Miller Temukan Banyak Kesamaan dengan Jason Dupasquier
- Marc Marquez: Insiden Jason Dupasquier Pengingat Betapa Bahayanya Balap Motor
- Marc Marquez: Insiden dengan Brad Binder Memang Salah Saya
- Fabio Quartararo: Berat Harus Tetap Balapan Usai Lihat Semua Orang Menangis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pembalap MotoGP 2026 Masih Buru Kemenangan Perdana, 2 di Antaranya Rookie
Otomotif 6 Maret 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











