Valentino Rossi: Karier Saya Sangat Indah, Kecuali pada 2015
Anindhya Danartikanya | 1 September 2021 14:53
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, baru-baru ini membeberkan rahasia teknis yang membuat dirinya menjadi salah satu pembalap terbaik dalam sejarah MotoGP. Kepada BT Sport, Sabtu (28/8/2021), Rossi pun mengaku bahwa kekuatannya ini datang dari kondisi ambideksteritas.
Ambideksteritas merupakan kondisi fisik seseorang yang bisa menggunakan kedua tangan dengan sama baik. Rossi mengaku dirinya cenderung kidal, namun juga mampu menggunakan tangan kanannya dengan baik. Kondisi ini pun didukung oleh fakta bahwa dirinya memang lebih andal di tikungan-tikungan kanan.
Kondisi ini tentu cukup unik terjadi di antara para pembalap motor, mengingat kebanyakan lebih unggul di sisi kiri dan andal di tikungan-tikungan kiri. Menurut Rossi, menjadi orang ambidekster adalah salah satu faktor kesuksesannya meraih sembilan gelar dunia, 235 podium, dan 115 kemenangan.
Justru Lebih Unggul di Sisi Kanan

Menurut Rossi, keunggulannya di sisi kanan juga membuatnya jauh lebih baik dari pembalap lain dalam melakukan perhitungan ketika masuk ke tikungan-tikungan kanan. Alhasil, ia pun jadi sama unggul sisi kiri dan kanan, hingga para pembalap sulit mencari titik lemahnya saat hendak menyalip.
"Saya mampu tampil baik karena saya ini kidal, namun bukan kidal biasa. Saya juga ambidekster. Jadi, saya juga bisa menggunakan tangan kanan saya dengan baik. Banyak pembalap sangat jago di sisi kiri, dan mungkin lebih bermasalah di sisi kanan karena sisi kanan lebih sulit akibat ada gas," ujar Rossi.
"Keunggulan saya adalah justru saya lebih kuat di sisi kanan daripada kiri, dan ini penting untuk mendapatkan sensasi yang tepat ketika masuk tikungan. Yah, kini semua orang jadi tahu. Tapi sudah terlambat!" tutur pembalap asal Italia berusia 42 tahun ini sembari tertawa.
Semua Terasa Indah, Kecuali 2015
Akhir musim nanti, Rossi pun akan gantung helm. Ia mengaku meninggalkan kejuaraan ini dengan perasaan bahagia mengingat kariernya yang panjang dan penuh kesuksesan. Satu-satunya hal yang membuatnya sedih adalah fakta dirinya gagal meraih gelar dunia pada 2015, ketika ia hanya tertinggal lima poin dari Jorge Lorenzo.
"Saya meninggalkan MotoGP dengan bahagia. Tapi juga ada kesedihan, contohnya tak meraih gelar kesepuluh. Sungguh disayangkan, karena saya merasa layak, apalagi jika melihat kecepatan dan level performa saya kala itu. Namun, kecuali hal itu, semuanya terasa indah, terutama sensasi yang saya rasakan setelah menang. Sungguh tak terlupakan," tutupnya.
Rossi akan kembali turun lintasan dalam MotoGP Aragon, Spanyol, pada 10-12 September, yakni salah satu dari lima trek yang belum pernah ia menangi di kelas para raja. Empat sirkuit lainnya adalah Circuit of The Americas (COTA), Red Bull Ring, Buriram, dan Portimao.
Sumber: BT Sport
Baca Juga:
Franco Morbidelli Akhirnya Latihan Motor: Comeback di MotoGP Aragon atau Misano?
Bakal Bela Yamaha, Andrea Dovizioso Kunjungi Aprilia di Uji Coba Misano
Aprilia: Maverick Vinales Seolah Sudah Kenal RS-GP Sejak Lama
Line up Ducati Resmi Lengkap, Inilah Daftar Pembalap WorldSBK 2022
Michael Ruben Rinaldi Resmi Tetap Bela Ducati di WorldSBK 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
Klasemen Akhir Grup H: Spanyol Perkasa, Cape Verde Cetak Sejarah
Piala Dunia 27 Juni 2026, 09:23
-
Man of the Match Uruguay vs Spanyol: Alex Baena
Piala Dunia 27 Juni 2026, 09:11
-
Tempat Menonton Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2027, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 08:48
-
Tempat Menonton Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 08:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Belgia, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 07:48
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Mesir vs Iran, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 07:30
-
Tempat Menonton Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 05:48
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 04:45
-
Man of the Match Senegal vs Irak: Pape Gueye
Piala Dunia 27 Juni 2026, 04:44
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41











