Valentino Rossi: Jangan Cemas, MotoGP Bakal Tetap Seru Tanpa Saya
Anindhya Danartikanya | 25 Agustus 2021 13:25
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, yakin fans balap tak perlu cemas soal masa depan MotoGP tanpa dirinya, yang akan pensiun akhir musim nanti. Menurutnya, para penggemar, terutama yang asal Italia, masih punya banyak rider tangguh yang bisa didukung. Hal ini ia katakan via MotoGP.com, Selasa (24/8/2021).
Grand Prix balap motor sudah digelar sejak 1949, dan Rossi menyebut bahwa, sebelum kehadirannya pada 1996 lalu, ajang ini sudah seru ditonton berkat performa legenda-legenda sebelumnya. Kini, level persaingan di MotoGP juga semakin sengit lewat talenta hebat para rider muda. Jadi, tak ada alasan bagi pamor MotoGP untuk redup.
The Doctor juga menyatakan, rider-rider muda Grand Prix kini punya pegangan jauh lebih kuat untuk mempertahankan karier mereka. Federasi balap motor di berbagai negara sudah mulai melek untuk mendukung mereka, termasuk Federasi Balap Motor Italia sendiri (FMI) yang mendukung VR46 Riders Academy.
Kini Balap Motor Jadi Pekerjaan Serius

"MotoGP sudah ada sebelum Valentino Rossi, dan akan terus berlangsung usai saya pensiun. Toh beberapa tahun terakhir level persaingan jadi sangat tinggi. Sebelumnya, jadi pembalap motor sangatlah sulit dilakukan, seseorang harus punya passion yang besar agar sukses. Namun, kini para rider muda didukung banyak organisasi," ujar Rossi.
"Contohnya akademi kami, yang membantu para rider Italia terus memperbaiki diri dan berlatih keras dengan berbagai motor berbeda. Semuanya tetap menyenangkan, namun kini menjadi pembalap motor adalah pekerjaan yang benar-benar nyata dan serius," lanjut sembilan kali juara dunia ini.
Dukungan masif dari banyak pihak ini pun tak dimungkiri Rossi juga membantunya memberikan warisan kepada rider-rider muda Italia. Jika awalnya ia membentuk akademi hanya untuk membentuk Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Andrea Migno, kini VR46 malah punya tim di kelas para raja.
Banyak Rider Italia untuk Didukung

"Kami mulai membantu adik saya, Franco, dan Migno di ajang-ajang Italia, dan setelahnya kami membentuk tim di Moto3 dan Moto2. Tim MotoGP adalah langkah terakhir. Ini sulit karena segala hal di MotoGP jauh lebih besar, namun saya rasa kami sudah siap menjalankannya, dan kami punya tim yang baik di Moto2," tutur Rossi.
Dari seluruh anggota VR46 Riders Academy, delapan di antaranya kini sudah turun di ajang Grand Prix. Tak hanya itu, para rider Italia non-VR46 juga terus berdatangan dan talenta mereka tak kalah hebat. Atas alasan inilah, Rossi yakin penggemarnya tak perlu sedih ketika ia pensiun.
"Pada akhirnya, kami membentuk tim untuk para pembalap kami, karena kami ingin membantu mereka turun di MotoGP. Jadi, para penggemar Italia masih akan punya banyak alasan untuk terus menonton MotoGP tanpa saya," pungkas pembalap berusia 42 tahun ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Cal Crutchlow: Sikap 'Keras Kepala' Fabio Quartararo Justru Menguntungkan
- WorldSBK Masih Optimistis Bisa Balapan di Mandalika pada November 2021
- Jake Dixon Sadar Debutnya di MotoGP Bakal Sulit Meski Spesial
- Marc Marquez Ragu Bisa Ulang Performa Kuat Austria di Silverstone
- Silverstone Cocok untuk Yamaha, Valentino Rossi Ingin Lanjutkan Tren Positif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


