Valentino Rossi Pensiun dari MotoGP, Mari Menilik Statistik Kariernya yang Mentereng
Anindhya Danartikanya | 5 Agustus 2021 21:40
Bola.net - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengguncang dunia balap motor dan MotoGP dengan mengumumkan keputusan pensiun pada akhir musim nanti pada Kamis (5/8/2021). Hal ini ia sampaikan dalam sesi jumpa pers di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, pada Kamis (5/8/2021) jelang Seri Styria pada 6-8 Agustus.
Rider Italia ini menjalani debut Grand Prix di kelas GP125 pada 1996 bersama Aprilia. Ia pun meraih gelar dunia pertamanya pada 1997, sebelum naik ke GP250 pada 1998 dan kembali juara pada 1999. Pada 2000, ia naik ke GP500 bersama Honda dan merebut gelar dunia kelas tertinggi untuk pertama kali pada 2001. Setelahnya, ia sukses meraih enam gelar dunia tambahan di kelas para raja.
Selama berkarier, Rossi tak cuma meraih sembilan gelar dunia, namun juga 235 podium, yang 115 di antaranya merupakan kemenangan. Ia pun jadi rider dengan kemenangan terbanyak kedua dalam sejarah Grand Prix, di belakang Giacomo Agostini, yang mengoleksi 122 kemenangan.
Berikut statistik karier mentereng Valentino Rossi selama berkarier di ajang Grand Prix.
Statistik Karier Valentino Rossi

Masa aktif karier: 1996-2021
Pabrikan: Aprilia, Honda, Ducati, Yamaha
Tim: Scuderia AGV Aprilia, Nastro Azzurro Aprilia, Nastro Azzurro Honda, Repsol Honda, Yamaha Factory Racing, Ducati Team, Petronas Yamaha SRT.
Balapan pertama: GP125 Malaysia 1996 di Shah Alam
Podium pertama: GP125 Austria 1996 di Red Bull Ring
Kemenangan pertama: GP125 Ceko 1996 di Automotodrom Brno
Gelar dunia: 9 (GP125 1997, GP250 1999, GP500 2000, MotoGP 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009)
Podium: 235 (199 di GP500/MotoGP, 21 di GP250, 15 di GP125)
Kemenangan: 115 (89 di GP500/MotoGP, 14 di GP250, 12 di GP125)
Pole: 65 (55 di GP500/MotoGP, 5 di GP250, 5 GP125)
Lap tercepat: 96 (76 di GP500/MotoGP, 11 di GP250, 9 GP125)
Peringkat, Jumlah Podium dan Kemenangan Tiap Tahun

- 1996: Peringkat 9 (2 podium - 1 kemenangan) - Aprilia
- 1997: Peringkat 1 (13 podium - 11 kemenangan) - Aprilia
- 1998: Peringkat 2 (9 podium - 5 kemenangan) - Aprilia
- 1999: Peringkat 1 (12 podium - 9 kemenangan) - Aprilia
- 2000: Peringkat 2 (10 podium - 2 kemenangan) - Honda
- 2001: Peringkat 1 (13 podium - 11 kemenangan) - Honda
- 2002: Peringkat 1 (15 podium - 11 kemenangan) - Honda
- 2003: Peringkat 1 (16 podium - 9 kemenangan) - Honda
- 2004: Peringkat 1 (11 podium - 9 kemenangan) - Yamaha
- 2005: Peringkat 1 (16 podium - 11 kemenangan) - Yamaha
- 2006: Peringkat 2 (10 podium - 5 kemenangan) - Yamaha
- 2007: Peringkat 3 (8 podium - 4 kemenangan) - Yamaha
- 2008: Peringkat 1 (16 podium - 9 kemenangan) - Yamaha
- 2009: Peringkat 1 (13 podium - 6 kemenangan) - Yamaha
- 2010: Peringkat 3 (10 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2011: Peringkat 7 (1 podium - 0 kemenangan) - Ducati
- 2012: Peringkat 6 (2 podium - 0 kemenangan) - Ducati
- 2013: Peringkat 4 (6 podium - 1 kemenangan) - Yamaha
- 2014: Peringkat 2 (13 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2015: Peringkat 2 (15 podium - 4 kemenangan) - Yamaha
- 2016: Peringkat 2 (10 podium - 2 kemenangan) - Yamaha
- 2017: Peringkat 5 (6 podium - 1 kemenangan) - Yamaha
- 2018: Peringkat 3 (5 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2019: Peringkat 7 (2 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2020: Peringkat 15 (1 podium - 0 kemenangan) - Yamaha
- 2021: Peringkat 19 (0 podium - 0 kemenangan) - Yamaha*
*) sampai MotoGP Belanda 2021
Sumber: MotoGP
Video: Momen-Momen Menarik di MotoGP Catalunya 2021
Baca Juga:
- Hari Ini, Valentino Rossi Umumkan Masa Depan di Jumpa Pers MotoGP Styria
- Manajer Tim VR46: Valentino Rossi Jelas Tak Bisa Balapan Selamanya, Tapi...
- KTM 'Berbunga-bunga' Dani Pedrosa Akhirnya Mau Balapan Lagi di MotoGP
- Belum Pernah Menang di Austria, Marc Marquez Masih Tanpa Strategi Terjitu
- Duet Suzuki Tekad Tambah Koleksi Podium di MotoGP Styria
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Merasa 'Kurang', KTM Ngaku Harus Berbenah Agar Pedro Acosta Tak Tergoda Tawaran Ducati
Otomotif 29 Januari 2026, 16:14
-
Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
Otomotif 29 Januari 2026, 15:07
-
Pedro Acosta Prediksi Marc Marquez Bakal Masih Rajai MotoGP 2026 Meski Cedera Bahu
Otomotif 29 Januari 2026, 15:03
LATEST UPDATE
-
Manchester United Putuskan Tak Kejar Cole Palmer, Fokus Cari Gelandang Bertahan
Liga Inggris 29 Januari 2026, 20:35
-
Proliga 2026: Surabaya Samator Kalahkan Garuda Jaya Tiga Set Langsung di GOR Tri Dharma
Voli 29 Januari 2026, 20:18
-
Live Streaming Panathinaikos vs Roma - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:06
-
Live Streaming Aston Villa vs RB Salzburg - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:05
-
Live Streaming M. Tel-Aviv vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:04
-
Live Streaming Real Betis vs Feyenoord - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:03
-
Live Streaming Nottm Forest vs Ferencvaros - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:02
-
Live Streaming Crvena Zvezda vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 29 Januari 2026, 20:01
-
Florian Wirtz yang Mulai Menggigit Bersama Liverpool
Liga Inggris 29 Januari 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04






