Valentino Rossi: Perjalanan Saya dengan Yamaha Bagaikan Film
Anindhya Danartikanya | 20 November 2020 09:20
Bola.net - Valentino Rossi menyebut perjalanannya dengan Yamaha di MotoGP bagai sebuah film. Ia juga menyatakan, andai Yamaha tak memberinya kesempatan kedua bergabung usai masa kelam bersama Ducati, kemungkinan besar ia sudah pensiun dalam usia 33 tahun. Hal ini ia sampaikan via Sky Sport di Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal, Kamis (19/11/2020).
Rossi diketahui membela Yamaha pada 2004, usai membela Honda selama empat musim. Kedatangannya diharapkan mengakhiri paceklik gelar Yamaha sejak GP500 1992 bersama Wayne Rainey. Usai sempat diremehkan banyak pihak, Rossi malah mempersembahkan gelar kepada Yamaha pada 2004, 2005, 2008, dan 2009.
Pada 2011 dan 2012, ia pun membela Ducati karena ingin mencari tantangan baru, bertekad membawa Ducati kembali ke puncak. Nyatanya, misi ini gagal. Ia bahkan sempat terpikir untuk pensiun dalam usia 33 tahun. Namun, Yamaha yang memutuskan melepas Ben Spies, membuka pintu kedua kali untuk Rossi pada 2013.
Kembali ke Yamaha Saat Sudah Berumur
Sayangnya, 2020 adalah musim terakhir Rossi bersama tim pabrikan Yamaha, yang kini bernama Monster Energy Yamaha. Posisinya akan digantikan Fabio Quartararo, dan ia sendiri akan membela Petronas Yamaha SRT tahun depan. Ini pun akan jadi momen perdana Rossi membela tim satelit untuk pertama kali sejak GP500 2001.
"Portimao akan jadi balapan terakhir saya dengan tim pabrikan. Kisah kami bagaikan sebuah film. Sungguh sulit dilupakan, kami nyaris selalu juara. Mereka juga memberi saya kesempatan kembali usai dua tahun kelam dengan Ducati, bahkan saat saya sudah cukup tua. Atas alasan ini saya akan selamanya berterima kasih pada Yamaha," ujarnya.
Rossi pun tak memungkiri dirinya sedih tak bisa membawa Ducati sukses merebut gelar, namun ia justru lebih merasa terhormat ketika Yamaha memperbolehkannya kembali bergabung. Menurutnya, andai Yamaha menolak menerimanya lagi, ia sudah pensiun dan tak balapan lagi sampai sekarang.
Rider Yamaha Terpenting
"Masa-masa di Ducati adalah momen yang sangat berat dalam karier saya. Saya cukup putus asa. Tanpa kesempatan kedua itu, mungkin saya sudah pensiun. Saya merasa sebagai rider yang sangat penting bagi Yamaha, karena saya membawa mereka kembali juara pada 2004 usai penantian lebih dari 20 tahun," ujarnya.
Selama membela pabrikan Garpu Tala, Rossi sukses meraih empat gelar dunia, 142 podium, yang 56 di antaranya merupakan kemenangan.
"Saya rasa kami telah membuktikan bahwa Yamaha bisa jadi motor juara, motor papan atas, usai menderita selama bertahun-tahun. Saya rasa saya rider yang meraih kemenangan paling banyak dengan Yamaha, jadi sejarah kami akan selalu beriringan," pungkasnya,
Sumber: Sky Sport
Video: Highlights Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020
Baca Juga:
- Valentino Rossi Bersyukur Pernah Dapat Kesempatan Kedua Bela Yamaha
- 'Joan Mir Layak Juarai MotoGP, Bukan Karena Marc Marquez Cedera'
- Cal Crutchlow: Saya Pensiun, MotoGP Diisi Para 'Robot' Membosankan
- Luca Marini: Valentino Rossi Bakal Jadi Rival Seperti yang Lain
- Joan Mir-Alex Rins Tekad Amankan Triple Crown dan Runner-up MotoGP 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











