Valentino Rossi: Saya Bisa Saja Menang, Sayangnya Malah Kecelakaan
Anindhya Danartikanya | 28 September 2020 08:54
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku yakin dirinya bisa jadi bisa meraih kemenangan, jika melihat ban Fabio Quartararo benar-benar aus pada akhir balapan MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (27/9/2020). Sayang, Rossi malah jatuh pada Lap 16 dan gagal finis.
Rossi yang start ketiga, naik ke posisi kedua pada lap pembuka, dan tersalip Quartararo pada Lap 6. Namun, Rossi bertekad tenang demi menyimpan ketahanan bannya. Quartararo juga menyalip Franco Morbidelli pada Lap 19. Morbidelli pun melakukan kesalahan dan melebar di Tikungan 1 pada Lap 14, dan Rossi menyalipnya.
Sejak itulah Rossi mengubah strategi, bertekad menempel Quartararo, karena memprediksi ban depan dan belakang lunak rider Prancis itu bakal aus pada akhir balapan karena sudah kelewat ngotot pada awal balapan. Sayang, pada Lap 16, ban depan Rossi mendadak selip di Tikungan 2 dan membuatnya gagal finis.
"Sungguh disayangkan karena ini pekan balap yang baik. Saya cepat sejak Jumat dan kami mampu memperbaiki motor, jadi saya sangat kuat. Saya ngotot karena saya ingin menempel Fabio, tapi hari ini suhunya sangat rendah dan Tikungan 2 selalu berbahaya, karena suhu ban depan bagian kiri lebih rendah," ungkapnya via Crash.net.
Selip Akibat Bagian Kiri Ban Bersuhu Rendah
Tak dipungkiri Rossi salah satu rider yang dijagokan menang di Catalunya, karena ritme balapnya sangat menjanjikan sejak sesi latihan. Selain itu, ada ekspektasi tinggi karena ia baru saja tanda tangan kontrak dengan Petronas Yamaha SRT, start dari barisan terdepan, dan ini startnya yang ke-350 di kelas tertinggi. Apalagi, ia dikenal sebagai rider tersukses di trek ini dengan 10 kemenangan.
"Mungkin saya kelewat ngotot masuk tikungan itu dan ban depan selip. Jika melihat data, nyatanya sangat mirip dengan lap sebelumnya. Tapi dengan suhu serendah ini, saya memang harus lebih memperhatikan bagian kiri. Sangat disayangkan karena kami butuh podium usai pekan balap yang kuat seperti ini," ujar rider 41 tahun ini.
Usai Franco melakukan kesalahan di Tikungan 1, saya makin ngotot karena tak mau tertinggal dari Fabio. Saya ingin menempel karena saya tahu motor kami lebih cepat pada akhir balapan, lagipula Suzuki dan Ducati tak terlalu jauh. Jelas saya bisa naik podium hari ini, dan siapa tahu yang bisa terjadi pada akhir lap, apalagi Fabio jadi sangat lamban?" lanjutnya.
Siapa Tahu Hasil Akhirnya Bisa Jadi Berbeda?
Rossi menyatakan ritmenya cukup menjanjikan pada lap-lap awal, namun ia memutuskan berkendara lebih halus demi menyisakan ban untuk akhir balapan. "Jadi, saya bertahan di depan tanpa harus ngotot. Fabio, Franco, dan saya adalah yang tercepat pada bagian awal balapan dan kami sangat berdekatan," tuturnya.
"Mungkin Fabio lebih cepat, tapi bannya juga mengalami degradasi parah pada lap-lap akhir. Jadi, kita takkan pernah tahu, karena saya jatuh. Tapi jika saya tak kelewat ngotot seperti Fabio, mungkin saya bisa lebih baik pada lap-lap akhir dan bahkan menang," pungkas sembilan kali juara dunia ini.
Dengan hasil buruk ini, Rossi pun melorot ke peringkat 11 pada klasemen pembalap dengan koleksi 58 poin, tertinggal 50 poin dari Quartararo di puncak. Balapan selanjutnya akan digelar pada 9-11 Oktober di Sirkuit Le Mans, Prancis.
Sumber: Crashnet
Video: Deretan Momen MotoGP Catalunya, Quartararo Menang dan Rossi Jatuh
Baca Juga:
Fabio Quartararo Lega Akhirnya Menang Lagi Usai Sebulan 'Menderita'
Reaksi Netizen Soal Jatuhnya Rossi dan Kemenangan Quartararo di MotoGP Catalunya
Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Catalunya, Spanyol
Hasil Balap MotoGP Catalunya: Fabio Quartararo Raih Kemenangan Ketiga
Klasemen Sementara Formula 1 2020 Usai Seri Sochi, Rusia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




