Valentino Rossi Tertantang Lawan Tiga Rider Muda Yamaha
Anindhya Danartikanya | 27 Mei 2020 11:25
Bola.net - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengaku bertekad kembali bertarung di papan atas meski musim balap MotoGP 2020 dipastikan bakal berjalan singkat akibat adanya pandemi virus corona (Covid-19). Kepada MotoGP.com, The Doctor pun ingin bangkit dari keterpurukan tahun lalu.
Pada 2019, Rossi diketahui hanya dua kali naik podium, dan hanya mengakhiri musim di peringkat 7. Selain itu, ia belum menang lagi sejak MotoGP Belanda 2017. Ia yakin ia harus keluar dari kesulitan ini, dan pebalap berusia 41 tahun itu kini merasa optimistis berkat adanya perombakan teknis di dalam Yamaha.
"Pada paruh kedua musim lalu, hasil saya tak sesuai harapan. Kami harus lebih kuat dan cepat. Kami tak kompetitif dan kehilangan rasa nyaman di atas motor. Tapi dengan beberapa orang baru di garasi dan lainnya, kami harus coba menemukan cara untuk kembali ke depan dan kembali kompetitif. Inilah target saya," ujarnya.
Yamaha Berpotensi Jadi Motor Pemenang
Motor YZR-M1 2020 diketahui mendapatkan tambahan tenaga demi mengejar kecepatan puncak Ducati dan Honda. Meski Rossi mengakui peningkatan baik ini, ia juga menyebut penyaluran tenaganya belum mulus. Walau begitu, ia merasa optimistis Yamaha telah menuju arah yang tepat.
"Uji coba pramusim saya tak terlalu buruk. Saya cukup puas. Tampaknya sejak akhir musim lalu, Yamaha mengubah banyak hal teknis, dan motor baru kami lebih baik, lebih cepat, dan lebih bertenaga. Mereka bekerja keras, dan jika 100%, motor kami bisa jadi motor pemenang," ungkapnya.
Yamaha Punya Para Rider Hebat
Di lain sisi, selain faktor teknis, sembilan kali juara dunia ini mengakui ada tantangan lain yang harus ia hadapi, yakni tiga rider muda Yamaha lainnya, yakni Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli, yang ia yakini bakal tampil jauh lebih garang dari sebelumnya.
"Yamaha punya banyak pebalap yang hebat. Selain saya, ada tiga rider muda yang sangat kuat. Fabio menjalani musim debut yang impresif, Maverick juga tampil sangat baik, dan Franco juga sangat kuat. Bagi saya, selalu sangat menarik dan menantang bertarung dengan mereka di atas motor yang sama," pungkasnya.
Video: Mengenang Legenda Formula 1, Ayrton Senna
Baca Juga:
Bela Aprilia atau ke WorldSBK, Danilo Petrucci Harus Pilih Mana?
Terdepak dari Ducati, Danilo Petrucci Harus Pilih Aprilia atau WorldSBK
KTM Gelar Uji Coba Bareng Espargaro-Pedrosa di Tengah Pandemi
6 Alasan Jack Miller Layak Bela Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2021
Alasan Franco Morbidelli Jadi Murid Kesayangan Valentino Rossi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
LATEST UPDATE
-
MU Putuskan Lepas Striker Muda Berbakat Mereka di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 13:30
-
32 Besar Piala Dunia 2026: Siapa Lawan yang Menanti Timnas Portugal?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 13:00
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









