'Vinales-Salom Bakal Jadi Suksesor Pol Espargaro'
Editor Bolanet | 27 Desember 2013 19:15
- Pimpinan Tuenti 40 HP, Sito Pons yakin dua debutannya, Maverick Vinales dan Luis Salom mampu mengulang sukses Pol Espargaro dalam meramaikan perebutan gelar dunia Moto2.
Bersama Espargaro, Pons meraih gelar dunia Moto2 2013. Mulai musim depan, Espargaro naik ke kelas MotoGP, sedangkan rekan setimnya, Esteve 'Tito' Rabat hengkang ke Marc VDS Racing.
Dengan perginya Espargaro dan Rabat, Pons segera menggaet juara dunia dan runner-up Moto3 2013, Maverick Vinales dan Luis Salom. Ia pun yakin keduanya mampu bersaing sengit dengan Rabat, Nico Terol, Thomas Luthi dan Jordi Torres.
Kini kami punya dua pebalap yang sangat saya percayai. Saya yakin telah menggaet dua pebalap dengan potensi besar. Kami punya proyek menarik, dan kami sangat bersemangat menjalaninya, ujar Pons. Kami punya kontrak berdurasi dua tahun dengan keduanya, dan kami yakin mereka bisa langsung bertarung meraih gelar dunia Moto2 2014.
Pons pun mengaku memiliki harapan besar pada Vinales. Kami bertemu pertama kali saat Maverick masih berusia delapan tahun. Saya melihatnya menangis dan bersembunyi di belakang tubuh ayahnya karena gagal memenangkan balapan. Saat itu, saya sangat menyadari bahwa Maverick punya talenta besar, tutup Pons. (sw/kny)
Bersama Espargaro, Pons meraih gelar dunia Moto2 2013. Mulai musim depan, Espargaro naik ke kelas MotoGP, sedangkan rekan setimnya, Esteve 'Tito' Rabat hengkang ke Marc VDS Racing.
Dengan perginya Espargaro dan Rabat, Pons segera menggaet juara dunia dan runner-up Moto3 2013, Maverick Vinales dan Luis Salom. Ia pun yakin keduanya mampu bersaing sengit dengan Rabat, Nico Terol, Thomas Luthi dan Jordi Torres.
Kini kami punya dua pebalap yang sangat saya percayai. Saya yakin telah menggaet dua pebalap dengan potensi besar. Kami punya proyek menarik, dan kami sangat bersemangat menjalaninya, ujar Pons. Kami punya kontrak berdurasi dua tahun dengan keduanya, dan kami yakin mereka bisa langsung bertarung meraih gelar dunia Moto2 2014.
Pons pun mengaku memiliki harapan besar pada Vinales. Kami bertemu pertama kali saat Maverick masih berusia delapan tahun. Saya melihatnya menangis dan bersembunyi di belakang tubuh ayahnya karena gagal memenangkan balapan. Saat itu, saya sangat menyadari bahwa Maverick punya talenta besar, tutup Pons. (sw/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Vidio, 19-21 Juni 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 11:22
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
LATEST UPDATE
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





