Yakin Takkan Dibantu Team Order, Johann Zarco: Dukungan Ducati Sudah Mentok
Anindhya Danartikanya | 20 Juni 2022 10:33
Bola.net - Pembalap Prima Pramac Racing, Johann Zarco, yakin dirinya takkan mendapatkan bantuan berupa team order dari Ducati Corse dalam memperebutkan gelar dunia MotoGP 2022. Sebagai catatan, usai finis kedua dalam Seri Jerman di Sachsenring, Minggu (19/6/2022), Zarco naik ke peringkat ketiga di klasemen.
Dalam 10 seri pertama musim ini, Zarco memang dua kali gagal finis. Namun, ia selalu melaju di depan, serta mengoleksi empat podium. Ia pun menjadi rider Ducati paling konsisten, bahkan lebih konsisten dari duet tim pabrikan, Pecco Bagnaia dan Jack Miller. Alhasil, kini ia juga meramaikan perebutan gelar dunia.
Saat ini, ia mengoleksi 111 poin, di belakang Fabio Quartararo (172) dan Aleix Espargaro (138). Ia bahkan mengungguli jumlah poin Enea Bastianini (111), yakni rider Ducati dengan tiga kemenangan. Namun, Zarco yakin Ducati takkan memberi bantuan team order meski hasilnya oke, karena ia sudah dapat dukungan yang penuh.
Semua Rider Ducati Diperlakukan Sama

"Takkan ada dukungan tambahan yang bisa didapatkan dari Ducati hanya karena posisi saya. Itulah hal yang sangat baik soal Ducati. Ketika Anda memulai musim di Pramac, Anda tahu bahwa Anda punya dukungan penuh sebagai pembalap pabrikan dan itu sangat penting," ungkap Zarco kepada Crash.net.
Ia juga menyatakan Ducati tak pernah memintanya membantu pembalap lain dalam perebutan gelar karena semua rider diperlakukan sama. "Kami semua punya kesempatan untuk berada di puncak klasemen. Saya kini duduk di peringkat ketiga, karena tampil konsisten selama empat balapan terakhir, dan tim saya selalu ngotot tampil sebaik mungkin," tuturnya.
"Kami punya delapan Ducati di trek dan ini membantu para rider membandingkan diri dan memperbaiki diri. Ini juga membantu Ducati mendapatkan data yang baik. Tapi Ducati juga harus memberikan material terbaik kepada semua orang, dan itulah yang mereka lakukan," lanjut rider yang juga juara dunia Moto2 2015 dan 2016 ini.
Quartararo-Espargaro Terlalu Tangguh

Zarco juga menyatakan bahwa team order takkan terlalu ada manfaatnya, terutama pada pertengahan musim. Perlu diingat, masih ada 10 balapan tersisa musim ini. Apalagi Quartararo dan Espargaro jauh lebih konsisten di setiap balapan, serta sangat sulit dikalahkan.
"Takkan ada tambahan dukungan karena saya ada di peringkat ketiga. Dukungan mereka sudah penuh. Ada satu Yamaha dan satu Aprilia di peringkat satu dan dua. Rider Yamaha itu adalah Fabio dan ia dalam momen yang baik serta sangat kuat. Ia mengendalikan segalanya dengan sempurna," ujar Zarco, yang belum pernah menang di MotoGP.
"Rider Aprilia lah yang jadi kejutan, karena segalanya sempurna bagi Aleix tahun ini. Ducati punya potensi sangat besar, namun kami bermasalah pada awal musim. Rasa-rasanya, potensi kami tinggi tapi sulit digapai. Ketika berhasil melakukannya, pembalap bisa memecahkan rekor lap dan menang. Saya pun berharap bisa melakukannya dalam waktu dekat," tutupnya.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
Pecco Bagnaia Marah Gagal Finis Lagi, Tak Terima Jatuh di Sachsenring
Menang Dominan di Sachsenring, Fabio Quartararo Justru Kesulitan Atur Konsumsi Ban
Klasemen Sementara Formula 1 2022 Usai Seri Montreal, Kanada
Hasil Balap Formula 1 Kanada: Max Verstappen Menang, Lewis Hamilton Ketiga
Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Sachsenring, Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diogo Dalot Berharap Rafael Leao Bertahan di AC Milan
Liga Italia 19 Agustus 2026, 13:01
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





