Yamaha Tak Pungkiri Rossi-Lorenzo Bisa 'Panas' Lagi
Editor Bolanet | 25 Mei 2015 13:30
- Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis tak menampik kemungkinan duet pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bakal kembali mengalami ketegangan bila sama-sama berusaha merebut gelar dunia.
Dalam wawancaranya bersama AS, Jarvis mengaku hubungan keduanya saat ini baik-baik saja, bahkan lebih baik ketimbang masa-masa di mana mereka bertandem di Fiat Yamaha pada musim 2008-2010. Keduanya pun kompak mengembangkan YZR-M1.
Tentu atmosfer bakal tegang bila keduanya sama-sama bertarung meraih gelar, tapi saat ini hubungan keduanya baik-baik saja. Target kami saat ini adalah mereka harus mengembangkan motor dan tetap berada di barisan terdepan hingga akhir musim, ujar Jarvis.
Pria asal Inggris inipun yakin apabila Rossi dan Lorenzo harus bertarung meraih gelar dunia sampai titik darah penghabisan, keduanya bakal tetap bersikap sportif dan tetap memikirkan kepentingan tim.
Vale dan Jorge merupakan dua orang yang sangat profesional. Keduanya ingin memenangkan gelar, karena itulah mereka ingin meraih poin sebanyak mungkin di setiap balapan. Meski begitu mereka saling menghormati, pungkas Jarvis. [initial]
(as/kny)
Dalam wawancaranya bersama AS, Jarvis mengaku hubungan keduanya saat ini baik-baik saja, bahkan lebih baik ketimbang masa-masa di mana mereka bertandem di Fiat Yamaha pada musim 2008-2010. Keduanya pun kompak mengembangkan YZR-M1.
Tentu atmosfer bakal tegang bila keduanya sama-sama bertarung meraih gelar, tapi saat ini hubungan keduanya baik-baik saja. Target kami saat ini adalah mereka harus mengembangkan motor dan tetap berada di barisan terdepan hingga akhir musim, ujar Jarvis.
Pria asal Inggris inipun yakin apabila Rossi dan Lorenzo harus bertarung meraih gelar dunia sampai titik darah penghabisan, keduanya bakal tetap bersikap sportif dan tetap memikirkan kepentingan tim.
Vale dan Jorge merupakan dua orang yang sangat profesional. Keduanya ingin memenangkan gelar, karena itulah mereka ingin meraih poin sebanyak mungkin di setiap balapan. Meski begitu mereka saling menghormati, pungkas Jarvis. [initial]
Baca Juga:
- Bermasalah, Marquez Sebut Honda Seperti Motor Dirt Track
- Valentino Rossi: Saya Ini Pebalap 'Old School'!
- Lorenzo Prediksi Bakal Sulit Kejar Rossi
- Yamaha: Thailand-Indonesia Sangat Penting Bagi MotoGP
- Jack Miller Ingin Ikut Suzuka 8 Hours 2015
- 'Mugello Penting Bagi Rider Italia, Terutama Ducati'
- Yamaha: Entah Kapan Rossi Mau Pensiun
- Dovizioso: Kini Podium Saja Tidak Cukup!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













