16 Besar Piala Dunia 2014: Cerita Tentang 'Diving' Arjen Robben Lawan Meksiko
Asad Arifin | 15 Agustus 2022 15:19
Bola.net - Penyerang Belanda Arjen Robben tak akan melupakan kejadian di Piala Dunia 2014. Kejadian itu saat Belanda berlaga di babak 16 besar, Robben menjadi kunci kemenangan Belanda kala jumpa Meksiko.
Bukan karena gol, melainkan tentang terjatuhnya Robben di kotak penalti Meksiko di menit 90+2. Robben yang melakukan tusukan di sisi kiri pertahanan Meksiko, mendapatkan hadangan oleh kaki Rafael Marquez.
Kaki Robben tersentuh sedikit oleh hadangan tersebut hingga membuatnya jatuh. Banyak yang menganggap Robben melakukan Diving untuk mendapatkan penalti.
Hal itu terlihat dari cara jatuh Robben yang berlebihan. Belum lagi itu bukan kali pertama Robben terjatuh dengan sangat mudah di laga melawan Meksiko. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Belanda Menang Dramatis
Laga Belanda melawan Meksiko dihelat di Estadio Governador Placido Castello pada Minggu (29/6/2014). Saat itu Belanda pertandingan dipimpin wasit asal Portugal, Pedro Proenca.
Berstatus sebagai juara Grup B, Belanda diunggulkan pada laga ini. Namun tak disangka, Meksiko berhasil unggul 1-0 menjelang laga usai.
Namun Belanda akhirnya memecah kebuntuan di menit 88 lewat gol Wesley Sneijder. Laga berjalan lebih ketat sejak gol penyama kedudukan ini tercipta.
Puncaknya di menit 90+2, penetrasi Robben dihadang oleh Rafael Marquez di kotak terlarang. Robben pun terjatuh secara dramatis setelah terdapat kontak dengan kaki Marquez.
Wasit Pedro Proenca pun menunjuk titik putih untuk Belanda. Bola berhasil dieksekusi dengan baik oleh Klaas-Jan Huntelaar untuk membawa Belanda comeback dramatis 2-1.
Pengakuan Robben

Setelah laga usai, banyak yang berkomentar tentang hadiah penalti Belanda. Banyak yang beranggapan bahwa yang dilakukan Robben adalah Diving.
Menanggapi komentar itu, Robben akhirnya buka suara. Ia dengan tegas menyatakan bahwa itu adalah sebuah pelanggaran.
“Iya saya dilanggar oleh Marquez!, Anda bisa melihat itu pada televisi. Jadi yang terjadi di akhir adalah memang penalti” ucap Robben pada Times of India dikutip dari Goal.
Komentar Pihak Lain
Pro-kontra menyelimuti tragedi jatuhnya Robben. Beberapa pihak menyayangkan sikap Robben namun ada juga yang melakukan pembelaan terhadapnya.
Pelatih Kosta Rika, Jorge Luis Pinto beranggapan bahwa wasit harus lebih jeli melihat pertandingan. Wajar saja tim asuhan Pinto akan bertemu Belanda di babak Perempat Final.
“Saya harap wasit bersikap hati-hati terhadapnya (Robben). Semoga tidak terjadi kesalahan lagi. Jadi sekali lagi saya mohon kepada wasit dan FIFA untuk lebih memperhatikannya. Ini sangat penting karena bisa berdampak besar pada jalannya laga” ujar Pinto saat jumpa pers jelang lawan Belanda, dikutip dari Goal.
FIFA selaku pihak yang berwenang juga menanggapi tragedi Robben saat melawan Meksiko. FIFA melalui juru bicaranya Delia Fischer, menyatakan tidak akan memberikan sanksi pada Robben hanya berdasar pada pernyataannya.
“Diving bukan hal yang ingin kita lihat di atas lapangan dan para wasit sudah dilatih untuk mengidentifikasi simulasi seperti ini dan akan menghukumnya dengan kartu kuning” ucap Fischer dalam konferensi pers, dikutip dari Goal.
Sumber: Transfermarkt dan Goal
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












