4 Pemain yang Berganti Warga Negara Demi Tampil di Piala Dunia 2022
Asad Arifin | 31 Oktober 2022 14:25
Bola.net - Bermain di Piala Dunia menjadi impian bagi banyak pemain sepak bola. Bahkan, demi bermain di Piala Dunia 2022, beberapa pemain rela pindah warga negara agar bisa masuk tim nasional.
Pindah kewarganegaraan sudah jamak dilakukan pemain sepak bola. Salah satu, motivasi terbesarnya adalah bisa memiliki menit bermain atau bisa berprestasi di tim nasional. Termasuk bermain di Piala Dunia.
Contohnya adalah Aymeric Laporte, bek milik Manchester City. Laporte adalah pemain kelahiran Prancis dan meninggalkan kewarganegaraannya untuk mewujudkan mimpi bermain di laga antarnegara bersama Spanyol.
Aymeric Laporte bukan satu-satunya pemain yang pindah negara agar bisa tampil di Piala Dunia 2022. Termasuk Laporte, berikut empat pemain yang tanggalkan kewarganegaraanya. Siapa saja mereka? Yuk, scroll ke bawah Bolaneters.
Inaki Williams

Nama pertama ada striker Athletic Bilbao, Inaki Williams. Dia merupakan pemain kelahiran Spanyol. Namun, dia memiliki darah keturunan Ghana dari orang tuanya.
Williams sempat memperkuat timnas Spanyol di kelompok umur. Ia juga mencatat debut bersama La Furia Roja di tahun 2016 pada pertandingan uji coba saat melawan Bosnia. Semenjak itu, namanya tak lagi dilirik pelatih timnas Spanyol.
Pada bulan September kemarin, Williams secara mengejutkan mengumumkan pindah negara dari Spanyol ke Ghana. Pemain berusia 28 tahun itu langsung dipanggil pelatih timnas Ghana, Otto Addo dalam partai uji coba melawan Brasil. Kemungkinan, Williams akan bermain di turnamen Piala Dunia 2022 nanti dengan membela Ghana.
Aymeric Laporte

Aymeric Laporte mengganti kewarganegaraanya dari Prancis ke Spanyol pada tahun 2021. Laporte frustasi tak mendapatkan panggilan dari timnas Prancis. Dia hanya pernah membela Prancis pada kelompok umur.
Setelah mendeklarasikan memperkuat timnas Spanyol, Laporter dibawa Luis Enrique ke Euro 2020. Di turnamen tersebut, Laporte tampil apik dan membawa La Furia Roja hingga melaju ke babak semifinal.
Pemain berusia 28 tahun mempunyai 51 caps bersama timnas junior Prancis dan sudah tiga kali dipanggil tim senior, tetapi tidak pernah tampil. Bersama Spanyol, Laporte mencatat 15 caps.
Matty Cash
Pemain selanjutnya yang memutuskan pindah negara adalah Matty Cash. Cash yang lahir dan besar di Inggris itu tak kunjung mendapatkan kesempatan membela timnas Inggris. Ia memutuskan membela negara sang ibu yaitu, Polandia.
Bek sayap yang memperkuat Aston Villa itu mengajukan kewarganegaraan Polandia pada tahun 2021. Cash dipanggil ke tim nasional untuk memainkan pertandingan di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022.
Cash menjalani debut melawan Andorra. Melihat peta persaingan perebutan posisi bek sayap yang tak sebegitu ketat saat di timnas Polandia, kemungkinan pemain berusia 25 tahun itu akan dibawa Czeslaw Michniewicz, pelatih timnas Polandia di Piala Dunia 2022 nanti.
Rogelio Funes Mori
Rogelio Funes Mori merupakan pemain yang lahir di Argentina, tetapi takdir membawanya ke sepak bola Meksiko dan setelah beberapa musim bermain bersama Monterrey.
Saudara kandung dari eks bek Everton, Ramiro Funes Mori itu telah mengajukan mengganti kewarganegaraan pada tahun 2021. Selama menunggu proses pindah negara, Rogelio tampil moncer bersama Monterrey. Ia membawa Rayados semua trofi yang mungkin diraih dan ia sempat menjadi top skorer.
Panggilan perdananya memperkuat Meksiko terjadi pada uji coba melawan Nigeria dan berhasil mencetak satu gol. Dengan masih konsistennya level permainannnya, dia akan menjadi andalan Meksiko di Piala Dunia 2022.
Sumber: Jefebet
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
4 Bek Sayap Jempolan Timnas Portugal, Calon 'Pelayan' Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2022
4 Pemain Brasil dengan Market Value Paling Tinggi Jelang Piala Dunia 2022
4 Pemain Timnas Inggris dengan Harga Pasar Paling Tinggi Jelang Piala Dunia 2022
Melihat Keseruan Warga Depok Gotong Royong Menghias Kampung Bucin Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
LATEST UPDATE
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








