5 Blunder Fatal yang Terjadi di Piala Dunia
Aga Deta | 28 Agustus 2022 08:32
Bola.net - Negara-negara di Benua Eropa hingga Amerika khususnya bagian Selatan silih berganti meraih trofi Piala Dunia. Hal itu tidak mengejutkan karena tim dari dua belahan Bumi itu memiliki tradisi sepak bola yang kuat.
Permainan indah, rapi, disiplin dan elegan ditampilkan kesebelasan dari dua bagian dunia itu di ajang Piala Dunia. Tak heran jika dua benua ini selalu menjadi contoh di dunia sepak bola.
Meski memiliki tradisi sepak bola yang hebat, tidak jarang negara kuat dari Eropa dan Amerika Latin ini membuat kesalahan atau blunder di Piala Dunia. Blunder tersebut pastinya juga akan menjadi sorotan dunia.
Blunder fatal ini, yang membuat tim mereka akhirnya tersingkir dari ajang Piala Dunia. Bahkan kesalahan tersebut bisa jadi dikenang hingga saat ini.
Berikut lima blunder fatal yang terjadi di Piala Dunia. Mereka bisa diibaratkan from hero to zero.
5. Kiper Rene Higuita Lupa Areanya
Rene Higuita seorang penjaga gawang yang tingkahnya mirip dengan seekor katak. Dia bisa berkeliaran di dua alam yakni daerah pertahanannya sendiri serta daerah lawan.
Itu yang dia lakukan pada babak 16 besar Piala Dunia 1990 saat timnya Kolombia tertinggal 0-1 dari Kamerun. Meski berposisi sebagai penjaga gawang, Higuita kerap maju ke daerah pertahanan lawan.
Dia berani menggiring bola hingga akhirnya striker Kamerun Roger Milla merebut bola dari kakinya. Milla kemudian leluasa mencetak gol kedua Kamerun ke gawang Kolombia yang kosong melompong.
4. Penalti Gagal Roberto Baggio
Roberto Baggio adalah pemain termahal dunia pada 1990 saat Juventus merekrutnya dari Fiorentina. Ini menjadi alasan jelas Timnas Italia membawanya ke Piala Dunia 1994.
Timnas Italia bahkan tampil perkasa hingga mencapai final untuk menghadapi Brasil. Laga berlangsung alot hingga harus melalui adu penalti.
Di babak tos-tosan, Baggio serta dua pemain Italia yakni Franco Baresi dan Daniele Massaro gagal menunaikan tugasnya dan membuat gelar juara melayang ke Brasil. Meski ada dua rekannya yang juga gagal, tetapi publik melimpahkan kesalahan kepada Baggio.
3. Moacir Barbosa Buat Ratusan Ribu Penonton di Maracana Menangis
Sekitar 200 ribu orang hadir di Stadion Maracana, Brasil untuk menyaksikan laga final Piala Dunia 1950 antara tuan rumah melawan Uruguay. Publik Brasil begitu antusias menantikan gelar juara dunia pertama, apalagi lawan yang dihadapi adalah rival berat di Amerika Selatan.
Brasil unggul terlebih dahulu melalui kaki Friaca menit ke-47. Sayangnya dua kesalahan fatal penjaga gawang Brasil Moacir Barbosa, membuat Uruguay berbalik memimpin melalui gol Alberto Schiaffino menit 66 dan Alcides Ghiggia menit ke 79.
Brasil pun menangis termasuk sang penjaga gawang Moacir Barbosa karena publik tidak memaafkannya. "Di Brasil, hukuman maksimum penjara adalah 30 tahun, tetapi saya merasa terpenjara selama 50 tahun," kara Barbosa pada 2000.
2. Ali Bin Nasser Sahkan Gol Maradona

Wasit asal Tunisia, Ali Bin Nasser, tentu sangat bangga terpilih menjadi pengadil di lapangan pada Piala Dunia 1986. Bahkan dia mendapat kepercayaan memimpin laga perempat final antara Inggris melawan Argentina.
Tetapi ada kesalahan fatal yang dia buat pada laga ini yaitu mengesahkan gol Argentina menit ke-51 yang dicetak Diego Maradona. Pemain bernomor punggung 10 ini meninju bola saat duel udara dengan kiper Inggris Peter Shilton hingga akhirnya bola masuk ke gawang.
Meski sempat mendapat protes keras dari para pemain Inggris, Nasser tetap mengesahkan gol tersebut. Laga berakhir 2-1 untuk kemenangan Argentina, hingga akhirnya Diego Maradona dkk menjadi juara.
1. Gol Bunuh Diri Andres Escobar
Blunder paling fatal dilakukan bek Kolombia Andres Escobar pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Akibat kesalahannya, dia menjadi korban pembunuhan.
Escobar mencetak gol bunuh diri saat Kolombia menghadapi tuan rumah Amerika Serikat di babak penyisihan grup. Upayanya menghalau umpan silang John Harkes pada menit ke-35, membuat bola masuk ke gawangnya dan Kolombia kalah 1-2 serta tersingkir cepat.
Setelah pulang ke Kolombia, keluarganya melarang dia untuk keluar rumah hingga kemarahan publik mereda. Tetapi 10 hari setelah gol bunuh diri ini, Escobar dinyatakan meninggal dunia karena penembakan oleh seorang anggota bandar narkoba.
Sumber: Bleacerreport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Suharno/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 22/8/2022
Baca Juga:
5 Gelandang Bertahan dengan Tekel Terbaik, Casemiro Nomor Satu
Flop di Liga Inggris, 4 Pemain Mahal Ini Lalu Kembali ke Klub Lamanya
3 Calon Pengganti Naby Keita di Liverpool
5 Pemain yang Membuat Suporternya Sendiri Geram, Termasuk Ronaldo
Ini Bukti Liverpool Lebih Superior dari MU di EPL dalam 5 Musim Terakhir
Statistik Casemiro Vs 5 Gelandang MU, Siapa Lebih Baik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tinggalkan AC Milan, Christopher Nkunku CLBK dengan Mantan Klubnya Ini?
Liga Italia 22 Agustus 2026, 19:20
-
Didekati Arsenal, Atletico Madrid Tegaskan Julian Alvarez Tidak Kemana-mana!
Liga Spanyol 22 Agustus 2026, 19:00
-
Barcelona Gigit Jari, Joao Pedro Resmi Teken Kontrak Baru di Chelsea
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:33
-
Arsenal Digosipkan Dekati Julian Alvarez, Begini Respon Mikel Arteta
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59









