5 'Dongeng' Piala Dunia: Termasuk Korea Selatan Lolos ke Semifinal pada 2002
Asad Arifin | 23 Juli 2022 19:31
Bola.net - Piala Dunia 2022 akan dimainkan mulai November nanti, siaran langsung di EMTEK Group. Seperti pada edisi-edisi sebelumnya, sangat mungkin terjadi kejutan bak dongeng di Piala Dunia 2022 Qatar.
Tim-tim kuat seperti Prancis, Brasil, Argentina hingga Jerman memiliki peluang besar menjadi kampiun Piala Dunia 2022. Namun, tentu yang menarik kita simak apakah muncul kejutan di turnamen yang bakal berlangsung di Timur Tengah ini.
Sebelumnya ada Kroasia yang mampu menembus babak final Piala Dunia 2018 di Rusia. Bak seperti kisah dongeng jika mereka berhasil mengalahkan Prancis di final dan meraih trofi Piala Dunia pertamanya.
Sayangnya, kaki-kaki besi pemain Kroasia yang tidak kenal lelah ini harus kalah 2-4 dari Prancis di laga final. Selain Kroasia, ada lima dongeng yang pernah tim-tim kuda hitam buat di Piala Dunia.
Meski sebelum turnamen, dunia menganggap tim kuda hitam ini sebagai penggembira, namun mereka mampu memberi kejutan. Berikut 5 kejutan yang dunia anggap dongeng pada Piala Dunia dari masa ke masa. Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Bulgaria (1994)
Bulgaria nyaris tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 1994 yang berlangsung di sembilan kota di seluruh Amerika Serikat. Bulgaria menderita dalam pertandingan pembukaan karena takluk 0-3 melawan Nigeria.
Namun siapa yang menyangka Bulgaria mampu menang 4-0 atas Yunani dan 2-0 kontra Argentina di dua laga selanjutnya. Mereka kemudian lolos ke babak sistem gugur untuk menghadapi Meksiko.
Bulgaria berhasil mengatasi Meksiko dan Jerman di babak sistem gugur hingga mampu mencapai babak semifinal. Sayangnya di semifinal, negara yang sebelumnya diprediksi bakal jadi penggembira ini harus takluk dari Italia.
Senegal (2002)

Banyak dongeng terjadi di Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang. Satu di antara dongeng tersebut yang diciptakan Senegal.
Banyak yang memprediksi Senegal bakal jadi bulan-bulanan di babak penyisihan grup karena harus melawan Prancis, Uruguay, dan Denmark. Namun, mereka mampu menang 1-0 atas juara bertahan Prancis dan mengimbangi Uruguay serta Denmark.
Senegal kemudian lolos ke babak sistem gugur dan berhasil mengandaskan Swedia di babak 16 besar. Namun ambisi mereka untuk menjadi tim Afrika pertama yang berhasil ke semifinal Piala Dunia harus kandas dari tangan Turki.
Kosta Rika (2014)

Kosta Rika mampu membuka mata dunia bahwa sepak bola tidak hanya tentang pemain-pemain hebat. Mereka mampu menjadi juara grup pada Piala Dunia 2014 Brasil setelah mengalahkan Italia dan Uruguay serta menahan Inggris.
Setelah memulangkan Inggris dan Italia, dongeng Kosta Rika kembali di babak 16 besar. Kali ini negara lainnya dari Eropa yakni Yunani yang mereka pulangkan.
Di babak perempat final, Kosta Rika mampu menahan imbang Belanda dalam waktu 120 menit. Sayang dongeng mereka harus pupus karena kalah adu penalti melawan De Oranje.
Turki (2002)

Di Piala Dunia 2002, Turki berada satu grup dengan Kosta Rika, China, dan Brasil. Dalam pertandingan pertama mereka, Turki yang mendapat satu kartu merah kalah tipis dari Brasil dengan skor 1-2.
Setelah itu tim Turki bermain imbang dengan Kosta Rika dan menang 3-0 atas China yang membuat mereka lolos ke 16 besar. Di babak sistem gugur, Turki mengalahkan dua tim kejutan yakni tuan rumah Jepang serta Senegal.
Turki kembali harus berhadapan dengan Brasil di semifinal dan kembalik takluk tipis 0-1. Turki akhirnya mengamankan tempat ketiga usai menang 3-2 dari Korea Selatan dan pemainnya Hakan Multink Multinr menciptakan sejarah dengan mencetak gol dalam waktu 10,8 detik.
Korea Selatan (2002)

Kisah dongeng yang terjadi lagi di Piala Dunia 2002 diciptakan tuan rumah Korea Selatan. Di Piala Dunia edisi ke-17 ini, Korea Selatan meraih kemenangan pertama setelah menaklukan Polandia 2-0.
Korea Selatan menjadi juara grup usai kalahkan Portugal dan menahan Amerika Serikat. Dongeng Korea Selatan berlanjut di babak 16 besar usai mengalahkan Italia.
Di perempat final, Taeguk Warrios juga sukses menumbangkan Spanyol melalui babak penalti. Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang berhasil ke semifinal meski akhirnya harus kalah dari Jerman.
Sumber: Sportkeeda
Disadur dari Bola.com: Suharno/Yus Mei Sawitri, 16 Juli 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 3 Pemain dengan Partisipasi di 5 Edisi Piala Dunia: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi Segera Menyus
- 7 Fakta Menarik Trofi Piala Dunia: 2 Kali Dicuri, Juara Cuma Dapat Replika yang Tak Terbuat dari Ema
- Info Harga Tiket Piala Dunia 2022 Qatar: Berkisar dari Rp160 Ribu hingga Puluhan Juta Rupiah
- 5 Momen Ganjil Sepanjang Sejarah Piala Dunia: Pangeran Masuk Lapangan hingga Wasit Keblinger
- Prediksi Juara Piala Dunia 2022 Versi Superkomputer: Belum Ada Kampiun Baru
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Alasan di Balik Langkah Cristiano Ronaldo Membeli Saham Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58









