5 Edisi Piala Dunia yang Diikuti Diego Maradona: 1986 Terbaik, 1994 Terburuk!
Asad Arifin | 29 Oktober 2022 11:55
Bola.net - Diego Maradona pernah ambil bagian pada lima edisi Piala Dunia. Empat kali sebagai pemain dan sekali sebagai pelatih. Seperti jalan hidupnya yang penuh warna, kiprah Maradona di Piala Dunia juga sangat menarik.
Saat usianya belum genap 16 tahun, Diego Maradona sudah menjalani laga debut profesional di Argentinos Juniors.
Kurang dari lima bulan setelah debut profesional, Maradona langsung dipanggil ke Timnas Argentina. Bukan, timnas kelompok umur melainkan langsung ke timnas senior.
Maradona juga berpeluang tampil memperkuat Argentina besutan Luis Menotti di Piala Dunia 1978 yang berlangsung di negaranya sendiri. Sayangnya, dia gagal masuk skuad Argentina yang akhirnya menjadi juara karena usianya yang dianggap masih terlalu muda.
Maradona kemudian mengamuk pada Piala Dunia usia muda tahun 1979 yang berlangsung di Tokyo Jepang. Dia memimpin rekan-rekan meraih gelar juara usai mengalahkan Uni Soviet di laga final.
Lalu bagaimana cerita Diego Maradona di lima Piala Dunia yang pernah dia ikuti mulai 1982 hingga 2010? Mari kita ulas satu per satu sehingga dia menjadi legenda Piala Dunia.
Piala Dunia 1982

Setelah gagal tampil pada 1978, Menotti akhirnya memanggil Maradona masuk skuad di Piala Dunia 1982 Spanyol. Namun debutnya di turnamen ini berakhir pahit karena Argentina kalah 0-1 dari Belgia di laga pertama.
Pada laga kedua Maradona langsung panas dan mencetak dua gol saat Argentina menang 4-1 atas Hungaria hingga akhirnya lolos ke babak selanjutnya setelah mengalahkan El Salvador.
Di babak selanjutnya, Argentina tidak berkutik karena kalah dari Italia dan Brasil serta hanya dua gol yang dicetak Maradona.
Piala Dunia 1986

Pada Piala Dunia 1986 yang berlangsung di Meksiko, Argentina yang dibesut Carlos Bilardo mempercayai Maradona sebagai kapten tim. Itu bukan menjadi beban baginya dan ban kapten yang melingkar di lengannya membuat Maradona tampil serius di Meksiko.
Berkat kegeniusannya, Maradona mengantar Argentina jadi juara grup dan mencetak satu gol saat menahan imbang 1-1 juara bertahan Italia. Di babak sistem gugur, Maradona juga tampil menggila khususnya saat perempat final melawan Inggris dengan dua gol fenomenalnya.
Maradona mencetak gol tangan Tuhan dan satu gol solo run saat membenamkan Inggris. Dia juga mengantarkan Argentina ke final setelah menyumbang dua gol lagi saat melawan Belgia di semifinal. Meski akhirnya mendapat pengawalan ketat dari para pemain Jerman di laga final, Maradona tetap membuat permainan Argentina hidup dan menjuarai Piala Dunia 1986.
Piala Dunia 1990

Maradona dan Argentina jadi musuh bersama pada Piala Dunia 1990 yang berlangsung di Italia karena mereka juara bertahan yang ditakuti lawan-lawannya. Italia smerupakan rumah kedua bagi Maradona karena bermain untuk Napoli dan merebut Scudetto 1989/1990.
Namun, beban mempertahankan gelar juara terasa sangat berat berada di bahu Maradona karena beberapa rekannya sudah menua. Argentina kalah di laga perdana melawan Kamerun serta terseok-seok di babak penyisihan grup meski akhirnya beruntung lolos ke knockout karena jadi peringkat ketiga terbaik.
Di babak sistem gugur, Argentina bisa mengalahkan lawan-lawannya meski melalui laga alot di setiap pertandingan hingga melaju ke final setelah mendepak tuan rumah Italia di partai semifinal. Sayang Argentina gagal menahan amukan dendam Jerman pada laga pamungkas.
Piala Dunia 1994

Argentina yang kali ini dibesut Alfio Basile tetap memanggil Maradona ke Piala Dunia 1994 meski usianya sudah 34 tahun. Selain itu, Maradona juga absen selama 15 bulan dari sepak bola sebelum Piala Dunia karena kasus narkoba.
Padahal saat itu Tim Tango memiliki generasi emas dengan munculnya banyak pemain muda berbakat seperti Gabriel Batistuta, Diego Simeone, hingga Fernando Redondo. Sayangnya sosok Maradona yang seharusnya menjadi pemimpin bagi generasi penerus ini buyar saat ada tes obat terlarang.
Sang legenda dinyatakan positif hingga akhirnya dilarang tampil di laga ketiga babak penyisihan grup.
Argentina lagi-lagi beruntung karena lolos ke babak 16 besar karena menjadi peringkat ketiga terbaik. Namun langkah mereka langsung terhenti selepas tumbang di tangan Rumania.
Piala Dunia 2010

Maradona belum selesai dengan Piala Dunia setelah 1994. Dia kembali sebagai pelatih untuk memimpin Argentina di Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan.
Maradona diharapkan meraih kesuksesan karena memiliki skuad hebat termasuk ada Lionel Messi. Namun tim bertabur bintang kandas di perempat final setelah disingkirkan oleh Jerman.
Sumber: Give Me Sport
Disadur dari Bola.com: Suharno/Nurfahmi Budi, 26 Oktober 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
Liga Inggris 26 Juli 2026, 20:58
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09
LATEST UPDATE
-
Eks AC Milan Ini Merapat ke Juventus?
Liga Italia 15 Agustus 2026, 23:06
-
Chelsea Tutup Pra Musim 2026 dengan Bekuk Real Sociedad 3-1
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 22:44
-
Link Streaming AC Milan vs Manchester United Malam Ini, 15 Agustus 2026
Liga Italia 15 Agustus 2026, 20:30
-
Masih Berevolusi, Mikel Arteta Pastikan Arsenal Belum Berhenti Belanja Pemain Baru
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 20:00
-
Dukungan Youri Tielemans untuk Kobbie Mainoo: Dia Masa Depan MU!
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 19:40
-
Link Streaming Chelsea vs Real Sociedad Sabtu 15 Agustus 2026
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 19:03
-
Arsenal Inginkan Jarell Quansah, Bayer Leverkusen: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 19:00
-
Arti Penting Laga Kontra AC Milan Bagi Manchester United
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 18:40
-
Julian Alvarez Sulit, Barcelona Beralih ke Luis Suarez?
Liga Spanyol 15 Agustus 2026, 18:20
-
Trofi Community Shield Harga Mati Bagi Arsenal
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 18:00
-
Absen Pra Musim MU Lagi, Bagaimana Kondisi Terkini Benjamin Sesko?
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 17:40
-
Senne Lammens dan Nomor 1 di Manchester United
Liga Inggris 15 Agustus 2026, 17:22
-
Pemain Ini Jadi Korban 'Keganasan' Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 15 Agustus 2026, 17:11
-
Resmi! PSG Amankan Ferran Torres dari Barcelona
Liga Spanyol 15 Agustus 2026, 16:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




