5 Pelajaran dari Hasil Imbang Belanda dan Ekuador: Minim Serangan Gara-gara Taktik yang Keliru
Abdi Rafi Akmal | 26 November 2022 05:40
Bola.net - Belanda gagal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah di laga kedua Grup A tertahan oleh Ekuador. Belanda ditahan imbang 1-1 oleh Ekuador di Khalifa International Stadium, Jumat (25/11/2022) malam WIB.
Meski seri, publik merasa Belanda seharusnya kalah. Ekuador justru tampil lebih baik dari tim asuhan Louis van Gaal sepanjang 90 menit.
Gol yang diciptakan oleh Cody Gakpo di menit ke-6 tak dapat dijadikan momentum untuk memperlebar jarak. Belanda justru lebih sering dibombardir pertahanannya dan akhirnya kebobolan oleh Enner Valencia di menit ke-49.
Materi pemain yang sebenarnya lebih baik daripada Ekuador gagal dimanfaatkan juga oleh Belanda. Penerapan strategi yang kurang tepat jadi salah satu faktornya.
Hanya Dua Tembakan
Belanda tercatat hanya melepaskan dua tembakan di laga ini. Jumlah tersebut jelas sangat kecil untuk tim yang dihuni pemain semacam Cody Gakpo, Memphis Depay, dan Steven Bergwijn.
Parahnya lagi, dua tendangan tersebut tercipta dari luar kotak penalti. Satunya tepat sasaran dan menjadi gol. Satunya lagi melambung jauh dari sasaran.
Belanda seperti tidak mengikuti jejak keganasan Ekuador. Selama dua babak, 15 tembakan dengan xG senilai 1,68 berhasil dibukukan.
Lama di Tengah, Tak Bergerak Maju
Masalah utama yang tampak di laga tersebut adalah distribusi bola Belanda yang mentok di tengah. Der Oranje terlalu lama memainkan bola sehingga Ekuador dengan mudah bertahan di belakang.
Sudahlah lama di tengah, Belanda sama sekali tidak bergerak maju. Ini yang menyebabkan tidak ada upaya tembakan dari dalam kotak penalti karena para pemain Belanda terhenti di lapangan tengah.
Entah memang bagian dari strategi atau tidak, yang pasti distribusi bola yang berputar-putar dan cenderung tanpa arah itu jadi bumerang sendiri terhadap Belanda.
Non-overlapping Wing BackBelanda turun dengan formasi tiga bek di laga ini. Sebagaimana konsep formasi dasar ini, dua wing back-nya harusnya outlet se
Belanda turun dengan formasi tiga bek di laga ini. Sebagaimana konsep formasi dasar ini, dua wing back-nya harusnya outlet serangan.
Namun yang terjadi di lapangan tidak demikian. Belanda menetapkan strategi kebijakan yang bisa dibilang aneh karena penerapan non-overlapping wing back. Yak, dua wing back ya tidak terlibat aktif menyerang.
Alhasil, masalah di nomor dua soal tidak ada pemain yang maju ke depan diperparah dengan non-overlapping wing back ini.
Si Paling Klinis

Hal paling positif yang bisa dipelajari laga ini adalah Gakpo yang sangat klinis. Gol yang dicetaknya itu berasal dari tembakan pertama dan satu-satunya yang dilepaskan Gakpo.
Hal yang sama terjadi di laga sebelumnya kontra Senegal. Gakpo juga hanya melepas satu tembakan yang menemui sasaran dan langsung berakhir gol.
Dengan kata lain, Gakpo sudah mencetak dua gol dari total dua tembakan yang keduanya tepat sasaran dalam dua pertandingan. Fantastis.
Pencipta Rekor
Pelajaran terakhir yang bisa dipetik berasal dari tim lawan, yaitu Enner Valencia. Golnya ke gawang Belanda memastikan Valencia jadi pemain keempat di Piala Dunia yang mencetak enam gol beruntun.
Bahkan, enam gol terakhir Ekuador di Piala Dunia dicetak seorang diri oleh pemain yang kini sudah berusia 33 tahun. Rekor itu adalah sambungan dari keikutsertaan Ekuador di edisi 2014 lalu.
Di laga ini, Enner juga jadi pemain yang paling banyak melepaskan tembakan. Ada lima tembakan dilakukannya dengan dua di antaranya tepat sasaran.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Klasemen Piala Dunia 2022
Bacaan Menarik Lainnya:
- Pertahanan yang Solid, Modal Belanda Juara Piala Dunia 2022
- 6 Pencetak Brace di Matchday Pertama Piala Dunia 2022: Dari Enner Valencia hingga Richarlison
- Bermain Imbang 1-1 Lawan Ekuador, Louis van Gaal: Kami Masih Tak Terkalahkan!
- Dua Kiper Veteran yang Jadi Sumber Inspirasi Andre Onana
- Inggris vs Amerika Imbang: Sia-Sia Begadang, Gak Ada Pemenang Football vs Soccer Nih!
- Man of the Match Piala Dunia 2022 Inggris vs Amerika Serikat: Harry Maguire
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






