5 Pelajaran saat Portugal Menang atas Uruguay: Bruno The Hero, serta Masalah di Pertahanan dan Serangan Portugal
Abdi Rafi Akmal | 29 November 2022 08:00
Bola.net - Portugal mengunci kemenangan kedua dari dua laga Grup H Piala Dunia 2022. Setelah mengalahkan Ghana 3-2, Portugal kembali menang, kali ini atas Uruguay dengan skor 2-0 di Lusail Iconic Stadium, Selasa (29/11/2022) WIB.
Pahlawan dari kemenangan Portugal kali ini adalah Bruno Fernandes. Gelandang milik Manchester United itu memborong dua gol Portugal, masing-masing di menit ke-54 dan menit ke-90+3.
Bruno tidak hanya jadi pahlawan kemenangan, tetapi juga pahlawan kelolosan Portugal. Kemenangan tersebut memastikan Portugal mengamankan satu tiket ke babak 16 besar.
Walaupun terlihat menang meyakinkan, Portugal sebenarnya masih menyimpan masalah. Masalah itu ada di sektor serangan dan sektor pertahanan.
Apa saja pelajaran yang bisa diambil dari kemenangan Portugal? Simak ulasan selengkapnya di bawah, ya, Bolaneters~
Bruno The Hero

Sorotan terhadap Bruno atas kontribusinya dalam dua laga terakhir Portugal masih sangat minim. Empat dari lima gol yang dicetak Portugal ada andil dari Bruno. Selain dua gol di laga kontra Uruguay, Bruno juga mengoleksi dua assist saat berjumpa Ghana.
Kontribusi empat gol itu memastikan Bruno jadi pemain dengan kontribusi gol tertinggi di Piala Dunia 2022. Catatan tersebut mengalahkan Messi dengan torehan tiga kontribusi gol yang sebelumnya terdengar lebih nyaring daripada yang dialami oleh Bruno.
Bisa jadi, kunci kesuksesan Portugal di Piala Dunia 2022 ada pada Bruno, bukan Cristiano Ronaldo. Namun, publik sepertinya kurang tertarik membahas soal Bruno dan dampaknya terhadap Seleccao.
Kreativitas Masih Minim
Portugal memang diberkahi pemain-pemain depan kelas dunia. Selain Cristiano Ronaldo, Joao Felix, Bernardo Silva, dan Bruno Fernandes, ada juga Rafael Leao, Goncalo Ramos, dan Antonio Silva di bangku cadangan.
Meski dikaruniai pemain-pemain bertalenta, Portugal nyatanya masih minim kreativitas. Pernyataan ini dibuktikan dengan shots map pada laga melawan Uruguay.
Portugal hanya melepaskan empat tembakan di dalam kotak penalti, sedangkan 11 tembakan lainnya dari luar. Catatan itu menunjukkan Portugal masih kesulitan masuk ke wilayah pertahanan yang bermain rapat.
Pertahanan Rapuh
Di sektor serangan masih payah, di sektor pertahanan Portugal juga rapuh. Uruguay yang awalnya inferior sempat menghentak balik setelah kebobolan gol pertama.
Hasilnya, gawang Portugal berkali-kali nyaris dibobol. Portugal boleh bersyukur karena kualitas penyelesaian para pemain Uruguay sedang tidak bagus. Sebab, ada 11 tembakan tercipta dan tujuh di antaranya dilakukan di dalam kotak penalti.
Dari aspek xG pun, tidak jauh berbeda dengan Portugal. Uruguay mampu mencatatkan xG senilai 1,27, sedangkan Portugal senilai 1,33.
Momennya Diogo Costa

Satu lagi pemain yang kurang diperhatikan di balik kemenangan Portugal adalah sang kiper Diogo Costa. Costa sempat jadi bahan perbincangan di laga pertama karena melakukan blunder yang nyaris berujung gol.
Namun di laga ini, Costa adalah tembok terakhir Portugal yang bisa diandalkan. Total tiga penyelamatan dibuat oleh kiper berusia 23 tahun ini dengan xGOT senilai 0,51.
Salah satu penyelamatan terbaiknya hadir di menit ke-33. Costa dengan cepat mendekat ke depan Rodrigo Bentancur yang melewati beberapa pemain Portugal dan merangsek masuk ke kotak penalti. Gerakan Costa ini berhasil menyelamatkan gawang Portugal dari kebobolan karena ruang Bentancur untuk menembak jadi sangat sempit.
Tim Ketiga yang Lolos
Portugal yang sempat digadang-gadang akan sulit lolos dari Grup H justru menjadi tim ketiga tercepat di Piala Dunia 2022 yang memastikan lolos grup.
Portugal menyusul dua tim lain yang lebih dulu lolos. Mereka adalah Prancis dan Brasil. Tak seperti Portugal, dua tim tersebut memang disebut sebagai kandidat kuat juara.
Justru tim-tim lain yang lebih diunggulkan, seperti Spanyol dan Argentina masih harus menunggu laga terakhir untuk memastikan kelolosan mereka.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Klasemen Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







