7 Alasan Jerman Layak Diwaspadai di Piala Dunia 2026, Awal Sempurna yang Bikin Rival Cemas

Aga Deta | 15 Juni 2026 15:53
7 Alasan Jerman Layak Diwaspadai di Piala Dunia 2026, Awal Sempurna yang Bikin Rival Cemas
Selebrasi Kai Havertz bersama pemain Jerman usai mencetak gol ke gawang Curacao di Piala Dunia 2026, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Bola.net - Piala Dunia 2026 diawali dengan penampilan meyakinkan dari Jerman saat menghadapi Curacao. Die Mannschaft meraih kemenangan telak 7-1 pada laga Grup E yang berlangsung di Houston.

Hasil tersebut menjadi awal ideal bagi pasukan Julian Nagelsmann dalam perburuan gelar juara dunia. Selain mencetak tujuh gol, Jerman juga menunjukkan kualitas di berbagai aspek permainan.

Advertisement

Kemenangan besar itu menghadirkan banyak catatan positif yang bisa menjadi bekal menghadapi pertandingan berikutnya. Para pemain tampil efektif, disiplin, dan mampu mengontrol jalannya pertandingan hampir sepanjang laga.

Meski Curacao bukan lawan terkuat di grup, cara Jerman meraih kemenangan tetap layak mendapat perhatian. Mereka memperlihatkan keseimbangan antara kreativitas menyerang dan organisasi permainan yang solid.

Tidak mengherankan jika optimisme mulai tumbuh di sekitar skuad Jerman. Berikut tujuh alasan yang membuat Die Mannschaft bisa menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

1 dari 8 halaman

1. Bola Mati Menjadi Senjata Mematikan

1. Bola Mati Menjadi Senjata Mematikan

Nico Schlotterbeck merayakan golnya pada laga Jerman vs Curacao di matchday pertama Grup E Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Karen Warren

Jerman kembali menunjukkan betapa berbahayanya mereka dalam situasi bola mati. Baik melalui tendangan sudut maupun tendangan bebas, ancaman selalu hadir di area pertahanan lawan.

Gol kedua yang dicetak Nico Schlotterbeck menjadi bukti nyata efektivitas strategi tersebut. Bek Borussia Dortmund itu sukses memanfaatkan skema sepak pojok yang telah dipersiapkan dengan matang.

Peran pelatih bola mati Mads Buttgereit juga terlihat jelas dalam proses gol tersebut. Latihan yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil dan bisa menjadi senjata penting sepanjang turnamen.

2 dari 8 halaman

2. Momen Besar Manuel Neuer Masih Menanti

2. Momen Besar Manuel Neuer Masih Menanti

Kiper Jerman, Manuel Neuer hanya bisa menatap bola masuk saat pemain Curacao, Livano Comenencia (8) mencetak gol di Piala Dunia 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Pertandingan melawan Curacao tidak memberikan banyak pekerjaan bagi Manuel Neuer. Kiper veteran itu hanya menghadapi sedikit ancaman sepanjang laga.

Saat Curacao mencetak gol, Neuer sebenarnya sudah membaca arah bola dengan tepat. Namun, perubahan arah akibat pantulan membuatnya kesulitan melakukan penyelamatan.

Di usia 40 tahun, Neuer tetap menjadi sosok penting dalam skuad Jerman. Pengalamannya diyakini akan sangat dibutuhkan ketika tim menghadapi lawan yang lebih kuat pada fase berikutnya.

3 dari 8 halaman

3. Musiala Menjawab Keraguan

3. Musiala Menjawab Keraguan

Pemain Jerman, Jamal Musiala merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026 melawan Curacao, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Eric Smith

Jamal Musiala menjadi salah satu pemain yang paling disorot sebelum turnamen dimulai. Gelandang Bayern Munchen itu berhasil menjawab ekspektasi dengan penampilan impresif.

Musiala kembali memperlihatkan kemampuan menggiring bola yang menjadi ciri khasnya. Ia mampu melewati lawan dalam ruang sempit dan menciptakan banyak peluang berbahaya.

Gol yang dicetak ke gawang Curacao semakin meningkatkan kepercayaan dirinya. Momen tersebut bisa menjadi titik awal kebangkitan Musiala menuju performa terbaiknya.

4 dari 8 halaman

4. Duet Baru Lini Tengah Berjalan Lancar

4. Duet Baru Lini Tengah Berjalan Lancar

Starting XI Jerman saat melawan Curacao di laga pertama Grup E Piala Dunia 2026, 15 Juni 2026. (c) AP Photo/Eric Gay

Jerman melakukan perubahan di sektor tengah sejak Euro 2024. Aleksandar Pavlovic dan Felix Nmecha kini menjadi duet yang mendapat kepercayaan besar dari Julian Nagelsmann.

Keduanya tampil kompak saat menghadapi Curacao. Kerja sama mereka membantu Jerman menguasai pertandingan dan menjaga ritme permainan tetap stabil.

Meski tantangan yang lebih berat masih menanti, tanda-tanda positif sudah terlihat. Kombinasi ini berpotensi menjadi fondasi lini tengah Jerman dalam beberapa tahun ke depan.

5 dari 8 halaman

5. Ancaman Datang dari Berbagai Arah

5. Ancaman Datang dari Berbagai Arah

Kai Havertz merayakan golnya pada laga Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Karen Warren

Salah satu kekuatan terbesar Jerman adalah banyaknya pemain yang mampu mencetak gol. Enam pemain berbeda berhasil masuk papan skor saat menghadapi Curacao.

Hanya Kai Havertz yang mencetak lebih dari satu gol melalui dwigolnya. Hal itu menunjukkan bahwa ancaman Jerman tidak bergantung pada satu pemain saja.

Keberagaman sumber gol membuat lawan akan kesulitan menentukan fokus penjagaan. Situasi tersebut menjadi keuntungan besar dalam turnamen panjang seperti Piala Dunia.

6 dari 8 halaman

6. Nathaniel Brown Semakin Bersinar

6. Nathaniel Brown Semakin Bersinar

Aksi Nathaniel Brown bersama Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Karen Warren

Nathaniel Brown kembali menunjukkan perkembangan pesat dalam kariernya. Bek kiri muda itu tampil agresif dan efektif sepanjang pertandingan.

Selain menyumbang assist, Brown juga berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Kontribusi tersebut memperkuat posisinya sebagai pilihan utama di sisi kiri pertahanan Jerman.

Penampilan apik itu semakin istimewa karena terjadi pada laga debutnya di Piala Dunia. Brown membuktikan bahwa dirinya mampu tampil tenang di panggung terbesar sepak bola dunia.

7 dari 8 halaman

7. Wirtz Membuat Rekan Setim Bersinar

7. Wirtz Membuat Rekan Setim Bersinar

Pemain Jerman, Florian Wirtz, dan pemain Curacao, Tahith Chong, berduel dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Eric Gay

Florian Wirtz mungkin tidak mencetak gol dalam pertandingan ini. Namun, kontribusinya terhadap permainan Jerman tetap sangat besar.

Ia menjadi kreator utama yang membantu rekan-rekannya mendapatkan ruang dan peluang. Assist untuk gol pembuka Felix Nmecha menjadi salah satu bukti kualitasnya.

Selain berperan saat menyerang, Wirtz juga bekerja keras ketika kehilangan bola. Semangat kolektif seperti itulah yang dapat membantu Jerman melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Sumber: FIFA

8 dari 8 halaman

Klasemen Piala Dunia 2026

LATEST UPDATE