Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Aga Deta | 21 Juni 2026 03:01
Bola.net - Arda Guler mengungkapkan rasa kecewanya setelah Turki harus tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2026. Pemain muda Real Madrid itu menilai timnya gagal menunjukkan kualitas yang seharusnya.
Turki kalah tipis 0-1 dari Paraguay yang bermain dengan 10 pemain di San Francisco Bay Area Stadium. Kekalahan tersebut membuat Turki finis di posisi terbawah Grup D.
Paraguay mencetak gol kemenangan hanya 64 detik setelah pertandingan dimulai melalui Matias Galarza. Gol itu menjadi gol kemenangan tercepat dalam sejarah Piala Dunia.
Turki sebenarnya memberikan tekanan besar dengan mencatatkan 32 tembakan sepanjang laga. Namun, tim asuhan Vincenzo Montella tetap gagal mencetak gol hingga pertandingan berakhir.
Arda Guler Kritik Penampilan Turki

Guler menilai Turki seharusnya mampu tampil lebih baik dalam pertandingan penting tersebut. Ia merasa para pemain yang bermain di klub besar harus mampu membuktikan kualitas mereka di panggung internasional.
Menurut pemain berusia 21 tahun itu, hasil tersebut menjadi pelajaran besar bagi tim nasional. Ia berharap kegagalan itu bisa menjadi motivasi untuk tampil lebih kuat pada turnamen berikutnya.
“Saya akan melakukan segala kemampuan saya agar turnamen ini terlupakan sepanjang karier saya bersama tim nasional. Kami bermain untuk klub-klub yang sangat penting dan seharusnya menunjukkan hal itu di lapangan,” kata Guler.
“Kami tidak berhasil melakukannya. Kami kebobolan gol yang sangat cepat. Tidak banyak yang bisa saya katakan,” ujar Guler.
Guler Merasa Kecewa Setelah Tersingkir

Kekalahan dari Paraguay membuat Turki gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026. Mereka tercatat melepaskan 62 tembakan tanpa mencetak gol dalam dua pertandingan fase grup.
Guler menyebut seluruh pemain merasakan kesedihan mendalam setelah hasil tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Turki.
“Kami sangat sedih dan merasa malu. Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat kami,” ungkap Guler.
“Dalam turnamen-turnamen mendatang kami akan memberikan yang terbaik. Kami bermain untuk tim-tim besar, dan kami seharusnya menunjukkan hal itu,” tambah Guler.
Montella Tetap Apresiasi Perjuangan Tim

Pelatih Turki, Vincenzo Montella, menilai anak asuhnya sudah memberikan perlawanan maksimal meski gagal meraih hasil positif. Ia tidak ingin menyalahkan satu pemain atas kegagalan tersebut.
Montella menyebut sepak bola terkadang tidak berjalan sesuai harapan. Ia percaya perjuangan tim tetap menjadi hal yang patut dihargai.
“Tim ini telah menunjukkan jiwa mereka dan berjuang hingga peluit akhir. Kami harus menerima hasil yang terkadang tidak memiliki logika,” kata Montella.
“Hal termudah di dunia adalah menunjuk satu pemain tertentu, tetapi saya tidak seperti itu. Saya memanggil para pemain ini karena mereka adalah yang terbaik,” tegas Montella.
Sumber: FotMob
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Jerman vs Pantai Gading: Deniz Undav
Piala Dunia 21 Juni 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ekuador vs Curacao
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:14
-
Klasemen F Piala Dunia 2026: Belanda Naik ke Puncak Usai Hancurkan Swedia
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:03
-
Arda Guler Akui Malu Usai Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 03:01
-
Martin Zubimendi Bela Lini Tengah Spanyol Usai Dikritik Main Lambat
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:31
-
Man of the Match Belanda vs Swedia: Cody Gakpo
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:10
-
Kabar Baik untuk Brasil, Cedera Raphinha Diprediksi Tidak Serius
Piala Dunia 21 Juni 2026, 02:01
-
Zlatan Ibrahimovic Yakin Amerika Serikat Mampu Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:31
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Jerman vs Pantai Gading
Piala Dunia 21 Juni 2026, 00:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








