Argentina Masuk Final Piala Dunia 2022, Mirip Perjalanan Spanyol pada 2010
Aga Deta | 14 Desember 2022 13:18
Bola.net - Timnas Argentina tampil perkasa di Piala Dunia 2022. Le Albiceleste kini sudah menginjakkan kakinya di final setelah menyingkirkan tim kuda hitam Kroasia.
Argentina berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Kroasia dalam laga semifinal Piala Dunia 2022. Tiga gol Albiceleste dicetak oleh Lionel Messi dari titik putih dan brace yang dicetak Julian Alvarez.
Argentina pun kini selangkah lagi menjadi juara Piala Dunia 2022, mengangkat trofi yang terakhir kali mereka bawa pulang pada 1986 setelah gagal melakukannya pada final 1990 dan 2014.
Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2022 bisa ditutup dengan gelar juara meski pada awalnya mereka harus mengalami kekalahan mengejutkan 1-2 dari Arab Saudi dalam laga pertama mereka di fase grup.
Setelah itu, Argentina selalu meraih kemenangan hingga mencapai final Piala Dunia 2022, masing-masing 2-0 atas Meksiko dan 2-0 atas Polandia di fase grup, 2-1 atas Australia di 16 besar, menang adu penalti 4-3 atas Belanda setelah bermain imbang 2-2 di perempat final, dan menang 3-0 atas Kroasia di semifinal.
Jika berhasil menjadi juara di Piala Dunia 2022, Argentina benar-benar menjalani kiprah yang serupa dengan yang diraih Spanyol pada Piala Dunia 2010.
Menduplikasi Perjalanan Spanyol pada 2010

Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2010 setelah lebih dulu kalah dalam laga perdana mereka di Afrika Selatan. Tergabung di Grup H bersama Chile, Swiss, dan Honduras, tim berjulukan La Furia Roja itu kalah tipis 0-1 dari Swiss di laga pertama.
Kemudian Spanyol berhasil memastikan diri menjadi juara Grup H setelah memenangkan dua laga berikutnya, masing-masing 2-0 atas Honduras dan 2-1 atas Chile.
Dua kemenangan itu membuat Spanyol berada di puncak klasemen dengan enam poin, jumlah yang sama dengan Chile yang juga lolos sebagai runner-up, dengan keunggulan selisih maupun produktivitas gol.
Spanyol pun kemudian mencapai final Piala Dunia 2010 setelah menang dengan skor identik 1-0 dalam tiga pertandingan, masing-masing atas Portugal di 16 besar, Paraguay di perempat final, dan Jerman di semifinal.
Menariknya, Spanyol akhirnya memastikan diri menjadi juara Piala Dunia 2010 juga lewat kemenangan tipis 1-0 atas Belanda pada laga final, di mana gol Andres Iniesta jadi satu-satunya pembeda yang membawa mereka mengangkat trofi juara.
Mirip Perjalanan Argentina di Piala Dunia 1990

Perjalanan serupa juga pernah dilakukan oleh Timnas Argentina di Piala Dunia 1990. Saat itu Diego Maradona dkk. harus mengawali Piala Dunia di Italia itu dengan menelan kekalahan 0-1 dari Kamerun pada pertandingan pertama.
Argentina bangkit dengan menang 2-0 atas Uni Soviet dan bermain imbang 1-1 dengan Romania. Hasil itu membuat Argentina sempat terancam gagal melangkah ke fase selanjutnya.
Saat itu Piala Dunia masih diikuti 24 tim, di mana ada empat slot untuk tim peringkat ketiga, selain juara grup dan runner-up yang juga berhak lolos ke fase selanjutnya. Argentina pun menjadi satu di antara empat tim peringkat ketiga yang lolos ke 16 besar, bersama Kolombia, Belanda dan Uruguay.
Argentina kemudian menyingkirkan Brasil lewat kemenangan 1-0 di 16 besar dan menang drama adu penalti atas Yugoslavia dan tuan rumah Italia di perempat final dan semifinal.
Sayangnya, Argentina kala itu gagal mengangkat trofi juara setelah kalah 0-1 dari Jerman Barat di pertandingan final. Tentunya di Piala Dunia 2022 ini, Albiceleste tak ingin akhir yang sama dengan Piala Dunia 1990.
Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2022

- 22/11/2022 - Argentina 1-2 Arab Saudi
- 27/11/2022 - Argentina 2-0 Meksiko
- 1/12/2022 - Polandia 0-2 Argentina
- 4/12/2022 - Argentina 2-1 Australia
- 10/12/2022 - Belanda 2(3) - 2(4) Argentina
- 14/12/2022 - Argentina 3-0 Kroasia
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: CBS Sports Golazo
Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus GP
Published: 14 Desember 2022
Baca Juga:
- 5 Bukti Keluarbiasaan Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Si GOAT Sejati!
- Argentina ke Final Piala Dunia 2022, Lionel Messi Bisa Bungkus Trofi Juara, Sepatu dan Bola Emas
- Kehebohan Ruang Ganti Argentina Setelah Lolos ke Final Piala Dunia 2022: Menyanyi Sindir Brasil!
- 6 Pemain yang Cuma Numpang Lewat di Liverpool, Ada Mantan Pemain Mitra Kukar
- Susul Cristiano Ronaldo, 3 Pemain MU yang Bisa Hengkang pada Januari 2023
- 3 Calon Klub Baru Joao Felix: Bisa Jadi Penerus Cristiano Ronaldo di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










