Bayern vs Auckland City: Bukan Skor 10-0 dan Rekor di Piala Dunia Antarklub, Ini yang Paling Disukai Kompany
Editor Bolanet | 16 Juni 2025 04:48
Bola.net - Bayern Munchen memulai perjalanan mereka di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan cara spektakuler. Tim asuhan Vincent Kompany itu menghancurkan Auckland City dengan skor telak 10-0, mencatatkan kemenangan terbesar dalam sejarah turnamen.
Pertandingan yang digelar di Cincinnati, Minggu (15/6/2025) ini menjadi bukti dominasi mutlak sang raksasa Bundesliga. Dari menit awal, Bayern sudah menunjukkan kekuatan serangan mereka dengan gol cepat Kingsley Coman.
Jamal Musiala menjadi bintang dengan mencetak hat-trick, sementara Thomas Muller menyumbang dua gol dalam penampilan perpisahannya. Tak hanya itu, Sacha Boey dan Michael Olise turut mencetak gol, mempertegas keperkasaan Bayern.
Kemenangan 10-0 ini menjadi rekor baru di gelaran Piala Dunia Antarklub. Rekor sebelumnya, kemenangan 6-1 Al Hilal atas Al Jazira pada 2022.
Dominasi Tak Terbantahkan Bayern di Club World Cup
Bayern Munchen tampil tanpa ampun sejak awal laga. Mereka mencetak gol pertama lewat sundulan Coman di menit keenam, diikuti oleh gol Boey dan Olise yang semakin memperlebar jarak.
Auckland City sama sekali tak berkutik menghadapi gempuran serangan Bayern. Kompany memastikan timnya bermain serius meski lawan dianggap lebih rendah kualitasnya.
"Job done. Kami bermain dengan serius dan melakukan apa yang harus dilakukan. Selisih gol bisa jadi penting di grup ini," ujar Kompany.
"Kami sudah bicara sebelumnya bahwa ini tentang ketekunan menyerang. Ketika tim lawan bertahan rapat, bukan hal mudah mencetak 10 gol. Itu sebabnya kami hampir tak bisa berbuat lebih banyak hari ini," tambahnya.
Musiala dan Muller Jadi Bintang Kemenangan
Musiala, yang baru kembali dari cedera, langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak tiga gol. Sementara Muller, yang akan segera hengkang, memberi dua gol sekaligus menjadi bagian dari sejarah.
Kompany tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada Musiala. Ia menilai kerja keras pemain muda itu bahkan dalam situasi bertahan patut dipuji.
"Highlight untuk saya adalah sprint bertahan Jamal Musiala. Jika dia bisa melakukan itu dalam laga seperti ini, itu fondasi yang bagus," kata Kompany.
Jonathan Tah juga mengapresiasi permainan tim. "Ini awal yang bagus untuk turnamen. Kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol, tapi secara keseluruhan kami sangat puas," ujarnya.
Peringatan untuk Lawan Berikutnya
Meski meraih kemenangan besar, Tah mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya masih menanti. Ia menekankan pentingnya tetap fokus menghadapi lawan yang lebih kuat.
"Kami harus tetap jernih dan sadar bahwa lawan berikutnya akan lebih berat. Kami harus meningkatkan level permainan lagi," kata Tah.
"Kami semua bersemangat akhirnya bisa bermain. Tapi kami tak boleh meremehkan pertandingan ini," tandas bek Bayern itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















