Belum Dewasa, Neymar Kehilangan Ban Kapten Timnas Brasil
Richard Andreas | 28 Mei 2019 10:20
Bola.net - - Bintang Brasil, Neymar dipastikan kehilangan ban kaptennya untuk ajang Copa America mendatang. Pelatih Brasil, Tite memilih Dani Alves sebagai kapten baru. Pengalaman Alves jadi pertimbangan utama keputusan tersebut.
Federasi sepak bola Brasil, CBF merilis pernyataan Senin lalu bahwa Dani Alves bakal mulai mengenakan ban kapten pada laga persahabatan melawan Qatar, 5 Juni mendatang. Meski sudah berusia 36 tahun, Alves dinilai masih mumpuni.
CBF juga mengatakan bahwa Tite telah memberi tahu Neymar keputusan ini pada Sabtu sebelumnya. Saat itu, striker PSG ini baru tiba di pemusatan latihan timnas Brasil di luar Rio de Janeiro.
Mengapa keputusan besar ini justru dibuat sebelum ajang bergengsi seperti Copa America? Dilansir dari CNA, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Neymar Tak Lagi Layak
Neymar menjabat sebagai kapten Brasil sejak eliminasi di perempat final Piala Dunia 2018 atas Belgia. Pada ajang tersebut, Tite masih merotasi ban kapten Brasil, yang berarti mereka selalu bermain dengan kapten yang berbeda-beda.
Sayangnya, ketika mengenakan ban kapten, Neymar masih belum bisa menunjukkan kedewasaannya. Pada ajang Piala Dunia 2018 itu, selain kegagalan Brasil, yang paling diingat adalah bagaimana Neymar terlalu sering terkapar di lapangan. Drama jatuh Neymar sudah jadi pemandangan biasa.
Ketidakdewasaan Neymar kembali terbukti ketika dia terlibat konflik dengan fan PSG di final Piala Prancis akhir April lalu. Kabarnya, saat itu Neymar terlibat adu fisik dengan salah satu suporter lawan.
Asa Brasil
Ajang Copa America ini juga merupakan ajang krusial untuk Brasil. Pasca gagal total di Piala Dunia 2018 kemarin, Brasil belum membuktikan kemampuan skuat top mereka. Trofi bakal membuktikan kualitas Neymar dkk.
Sebagai tuan rumah, Brasil berada di grup A bersama Bolivia, Venezuela, dan Peru. Copa America bakal dimainkan pada 14 Juni sampai 7 Juli pertengahan tahun 2019 ini.
Biar begitu, tidak hanya Brasil yang bersaing merebut trofi. Dalam sejarah Copa America, tim-tim seperti Chile, Uruguay, dan Kolombia selalu menyimpan kejutan. Belum lagi ancaman Argentina dengan Lionel Messi.
Neymar punya kesempatan untuk menebus dosanya di Piala Dunia 2018 kemarin, tetapi dia harus terlebih dahulu membuktikan kedewasaannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 09:04
-
Gagal Menang Lawan Maroko, Carlo Ancelotti Soroti Performa Brasil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:59
LATEST UPDATE
-
Kanada vs Qatar: Kemenangan Bersejarah Dibayangi Cedera Mengerikan
Piala Dunia 19 Juni 2026, 08:00
-
Kanada vs Qatar Berakhir 6-0, Klasemen Grup B Piala Dunia 2026 Memanas
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:23
-
Man of the Match Kanada vs Qatar: Jonathan David
Piala Dunia 19 Juni 2026, 07:15
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Korea Selatan 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:30
-
Man of the Match Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Johan Manzambi
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:15
-
Tempat Menonton Kanada vs Qatar di Piala Dunia 2026 19 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 04:00
-
5 Prediksi Pra-Piala Dunia 2026 yang Kini Terlihat Kocak
Piala Dunia 19 Juni 2026, 02:05
-
Rahasia Lionel Messi di Balik Awal Gemilang Argentina
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:54
-
Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Terakhir Manuel Neuer Bersama Jerman
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:47
-
Ayah Lionel Messi di Bawah Pengawasan Medis
Piala Dunia 19 Juni 2026, 01:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








