Blatter Usulkan Hukuman Degradasi Bagi Klub Rasis
Editor Bolanet | 7 Mei 2014 09:16
- Presiden FIFA, Sepp Blatter kembali melontarkan ide radikal terkait isu yang muncul di dunia sepakbola. Saat menghadiri kongres resmi FIFA Senin lalu (05/05), pria asal Swiss ini mengemukakan opini untuk menghukum klub yang terlibat kasus rasialisme dengan pengurangan poin, atau bahkan degradasi.
Isu rasial dalam sepakbola memang kembali menjadi topik hangat belakangan ini, menyusul insiden yang melibatkan fullback Barcelona, Dani Alves saat mendampingi timnya melawat ke kandang Villarreal di kompetisi La Liga. Pemain asal Brasil ini memakan pisang yang dilemparkan suporter ke lapangan, yang kemudian menginspirasi gerakan masif di dunia maya dengan tagar #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys.
Saya sangat marah. Kita tidak membutuhkan hukuman penutupan stadion. Yang kita perlukan adalah menjalankan hukuman pengurangan poin atau juga mendegradasi tim yang terlibat, tegas pria 78 tahun ini.
Senada dengan FIFA, UEFA selaku otoritas tertinggi sepakbola Eropa juga mendukung langkah tegas untuk membasmi rasialisme. Melalui press officer Pedro Pinto, UEFA menegaskan sikapnya.
UEFA dan Presiden Michel Platini dengan tegas melawan segala macam aksi diskriminasi, termasuk isu rasial yang belakangan ini muncul di Spanyol. UEFA memiliki peraturan dan sanksi tegas melawan diskriminasi, ungkap Pinto.
Sedangkan untuk komplain yang berasal dari luar wilayah juridiksi UEFA, kami mendukung aksi tegas diambil oleh otoritas yang berwenang. (isf/mri)
Isu rasial dalam sepakbola memang kembali menjadi topik hangat belakangan ini, menyusul insiden yang melibatkan fullback Barcelona, Dani Alves saat mendampingi timnya melawat ke kandang Villarreal di kompetisi La Liga. Pemain asal Brasil ini memakan pisang yang dilemparkan suporter ke lapangan, yang kemudian menginspirasi gerakan masif di dunia maya dengan tagar #somostodosmacacos dan #weareallmonkeys.
Saya sangat marah. Kita tidak membutuhkan hukuman penutupan stadion. Yang kita perlukan adalah menjalankan hukuman pengurangan poin atau juga mendegradasi tim yang terlibat, tegas pria 78 tahun ini.
Senada dengan FIFA, UEFA selaku otoritas tertinggi sepakbola Eropa juga mendukung langkah tegas untuk membasmi rasialisme. Melalui press officer Pedro Pinto, UEFA menegaskan sikapnya.
UEFA dan Presiden Michel Platini dengan tegas melawan segala macam aksi diskriminasi, termasuk isu rasial yang belakangan ini muncul di Spanyol. UEFA memiliki peraturan dan sanksi tegas melawan diskriminasi, ungkap Pinto.
Sedangkan untuk komplain yang berasal dari luar wilayah juridiksi UEFA, kami mendukung aksi tegas diambil oleh otoritas yang berwenang. (isf/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Insiden Rasisme dalam Laga Benfica vs Madrid: Vinicius Junior Jadi Korban
Liga Champions 18 Februari 2026, 13:32
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45

















