Buffon Kembali Percaya Diri Hadapi Piala Dunia 2014
Editor Bolanet | 2 Juli 2013 15:40
- Kapten timnas , Gianluigi Buffon tampak percaya diri untuk kembali tampil heroik bagi negaranya, usai tampil baik di laga pamungkas Piala Konfederasi 2013.
Performa Buffon di Brasil kemarin sejatinya banyak menuai kritik, setelah gawang Gli Azzurri dinilai terlalu banyak kebobolan. Dari lima pertandingan selama turnamen, Buffon harus memungut bola dari gawangnya sebanyak 10 kali.
Namun kiper asal klub itu kembali menjadi pahlawan, ketika mengantar Italia meraih tempat ketiga dalam turnamen. Tiga penyelamatan dalam babak adu penalti kontra membuat namanya kembali diperhitungkan, kendati tak lagi muda.
Hal itu rupanya juga menumbuhkan kembali kepercayaan diri Buffon. Sembari mengaku tak ingin disebut mengalami penuaan dan melambat, ia juga melemparkan pandangan jauh menuju Piala Dunia tahun depan.
Sejak saya tak bisa memberi rasa aman bagi rekan setim di laga kontra , maka saya pikir harus melakukannya meski terlambat. Saya tidak suka disebut tidak bisa mengamankan penalti, memalukan. Karier saya cukup menjelaskan: Saya menghadapi lima dan memenangkan tiga, tukas kiper 35 tahun tersebut.
Medali perunggu ini sudah layak. Kekuatan kami adalah semangat tim kami dan kami akan berupaya untuk mempertahankannya untuk Piala Dunia. Turnamen ini menjelaskan pada kami, bahwa kami mampu bersaing dengan siapapun. [initial] (espn/atg)
Performa Buffon di Brasil kemarin sejatinya banyak menuai kritik, setelah gawang Gli Azzurri dinilai terlalu banyak kebobolan. Dari lima pertandingan selama turnamen, Buffon harus memungut bola dari gawangnya sebanyak 10 kali.
Namun kiper asal klub itu kembali menjadi pahlawan, ketika mengantar Italia meraih tempat ketiga dalam turnamen. Tiga penyelamatan dalam babak adu penalti kontra membuat namanya kembali diperhitungkan, kendati tak lagi muda.
Hal itu rupanya juga menumbuhkan kembali kepercayaan diri Buffon. Sembari mengaku tak ingin disebut mengalami penuaan dan melambat, ia juga melemparkan pandangan jauh menuju Piala Dunia tahun depan.
Sejak saya tak bisa memberi rasa aman bagi rekan setim di laga kontra , maka saya pikir harus melakukannya meski terlambat. Saya tidak suka disebut tidak bisa mengamankan penalti, memalukan. Karier saya cukup menjelaskan: Saya menghadapi lima dan memenangkan tiga, tukas kiper 35 tahun tersebut.
Medali perunggu ini sudah layak. Kekuatan kami adalah semangat tim kami dan kami akan berupaya untuk mempertahankannya untuk Piala Dunia. Turnamen ini menjelaskan pada kami, bahwa kami mampu bersaing dengan siapapun. [initial] (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianluigi Buffon Resmi Mundur dari Timnas Italia, Ikuti Jejak Gravina
Piala Dunia 3 April 2026, 05:54
-
Kejutan! Pep Guardiola Tiba-tiba Masuk Bursa Pelatih Baru Timnas Italia?
Piala Dunia 3 April 2026, 04:40
LATEST UPDATE
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














