Capello: Era Spanyol Telah Berakhir
Editor Bolanet | 30 Juli 2013 15:14
- Pelatih Rusia, Fabio Capello menganggap dominasi Spanyol di beberapa turnamen Internasional kini sudah berakhir. Menurut Capello, cetak biru permainan Spanyol kini sudah bukan lagi menjadi momok menakutkan.
Tiki-taka yang digunakan oleh La Furia Roja menurut Capello tak lagi efektif diterapkan di lapangan. Dengan tak banyak melakukan inovasi, tiki-taka Spanyol kini seolah kehilangan taji.
Keberhasilan Italia meredam lini tengah Spanyol di Piala Konfederasi, serta kemenangan telak Brasil dari Spanyol di ajang yang sama menjadi bukti kemunduran skema tiki-taka.
Saya pikir Italia sudah menunjukkan cara menundukkan Spanyol di semifinal (Piala Konfederasi), ucap Capello seperti dilansir Fifa.com.
Mereka (Italia) memakai 3 bek dan menumpuk gelandang yang menyulitkan Spanyol. Mereka mengawal ketat penguasaan bola, menghindari bola panjang. Cara itu menyulitkan Spanyol dan pelatih lain kini bisa melihat jika Spanyol bisa dikalahkan, imbuh Capello.
Ditambahkan oleh Capello jika kreasi tiki-taka saat ini miskin kreasi. Bola lebih banyak diedarkan di lini tengah tanpa ada pergerakan maju menyerang lawan. [initial]
Baca Juga: (fifa/mac)
Tiki-taka yang digunakan oleh La Furia Roja menurut Capello tak lagi efektif diterapkan di lapangan. Dengan tak banyak melakukan inovasi, tiki-taka Spanyol kini seolah kehilangan taji.
Keberhasilan Italia meredam lini tengah Spanyol di Piala Konfederasi, serta kemenangan telak Brasil dari Spanyol di ajang yang sama menjadi bukti kemunduran skema tiki-taka.
Saya pikir Italia sudah menunjukkan cara menundukkan Spanyol di semifinal (Piala Konfederasi), ucap Capello seperti dilansir Fifa.com.
Mereka (Italia) memakai 3 bek dan menumpuk gelandang yang menyulitkan Spanyol. Mereka mengawal ketat penguasaan bola, menghindari bola panjang. Cara itu menyulitkan Spanyol dan pelatih lain kini bisa melihat jika Spanyol bisa dikalahkan, imbuh Capello.
Ditambahkan oleh Capello jika kreasi tiki-taka saat ini miskin kreasi. Bola lebih banyak diedarkan di lini tengah tanpa ada pergerakan maju menyerang lawan. [initial]
Baca Juga: (fifa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
3 Faktor yang Membuat Singapura Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:41
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Laga Kontra Singapura Dinilai Tak Akan Mudah
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:37
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16












