Dianggap Terlalu Cengeng, Dunga Kecam Skuat Brasil
Editor Bolanet | 30 Juli 2014 07:02
Dunga merujuk pada air mata yang ditunjukkan para pemain Brasil usai mengalahkan Chile pada laga 16 besar. Kala itu, Brasil yang berada di posisi unggulan harus bersusah payah melewati babak adu penalti sebelum akhirnya lolos ke perempat final.
“Pemandangan penuh tangis yang terjadi dalam laga kontra Chile terlihat sangat buruk. Kami adalah sekumpulan chauvinis, kami harus selalu berpikir bahwa lelaki tak boleh menangis,” kritik pria 50 tahun ini seperti dilansir Sambafoot.
Selain itu, Dunga juga mengaku tak senang melihat para penggawa Brasil memberikan dukungan berlebih terhadap Neymar yang mengalami cedera punggung di laga kontra Kolombia. Sesaat sebelum partai semifinal kontra Jerman, pemain Samba nampak mengusung jersey Neymar disertai pesan khusus Forca Neymar.
“Jika kami hendak berperang, kami tak boleh meratapi sebuah kehilangan. Yang seharusnya kami lakukan adalah memberikan dukungan penuh kepada prajurit yang menggantikan Neymar,” imbuh mantan kapten Timnas Brasil ini. (sf/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Brasil vs Prancis: Kylian Mbappe
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:28
-
Hasil Brasil vs Prancis: Mbappe Nyekor, Les Bleus Menang 2-1
Piala Dunia 27 Maret 2026, 05:17
-
Apa Jadinya Piala Dunia Tanpa Neymar?
Piala Dunia 26 Maret 2026, 16:30
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













