Dikritik Karena Berjoget, Tite: Ini Bukan Tim Saya, Ini Milik Seluruh Brasil!
Editor Bolanet | 9 Desember 2022 01:58
Bola.net - Timnas Brasil berhasil melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Korea Selatan pada Selasa (6/12/2022). Namun kemenangan itu harus sedikit tercoreng akibat kritik yang menghujam Selecao berkaitan dengan selebrasi tarian.
Di laga yang berakhir dengan skor 4-1 tersebut, para pemain Brasil merayakan gol dengan beberapa tarian. Legenda Manchester United, Roy Keane melayangkan kritik tajam yang menganggap selebrasi itu sebagai bentuk tidak menghormati lawan.
Mengetahui timnya mendapatkan kritik keras, Tite langsung membela dengan memberikan pernyataan dalam konferensi pers jelang lawan Kroasia. Tite menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki hak untuk membatasi para pemain dalam berekspresi.
Tite bahkan menegaskan timnya milik publik Brasil dan harus merepresentasikan budaya negara tersebut. Ini bukan tim saya, ini tim (milik) Brasil dan saya memiliki tanggung jawab sebagai pelatih kepala (untuk menjelaskan)," terang Tite dikutip dari Fotmob.
Tite Abaikan Kritik

Tak hanya para pemain Brasil, Tite sendiri tidak lepas dari kritik yang dilayangkan Roy Keane. Hal ini didasarkan pada fakta bahwa Tite sendiri ikut menari saat merayakan gol ketiga yang dicetak Richarlison.
Tite yang ikut menari dianggap tidak menghormati Korea Selatan sebagai lawannya. Namun Tite justru dengan tegas menyampaikan bahwa dirinya hanya akan mengabaikan kritik yang tidak mempertimbangkan budaya Brasil tersebut.
"Saya sangat menyesal (tentang persepsi tidak menghormati), tapi saya tidak akan berkomentar tentang orang-orang yang tidak mengetahui sejarah sepak bola Brasil, budaya Brasil, cara kita masing-masing (dalam merayakan gol),” jelas Tite.
“Jadi, kepada mereka saya mengesampingkan kebisingan (kritik) itu. Saya ingin hubungan saya dengan pekerjaan saya, dengan orang-orang yang berhubungan dengan saya, dengan mereka yang berhubungan dengan pekerjaan saya, (dan) yang tahu betapa saya menghormati dan mengetahui sejarah saya,” tambah Tite.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Tetap Menghormati Budaya Brasil!

Perdebatan mengenai selebrasi menari timnas Brasil memang sangat panas. Hal ini mengingat tindakan tersebut bisa dilihat dari beberapa sudut pandang. Bagi Roy Keane, ini murni tentang bagaimana para pemain menghormati lawan mainnya.
Namun Tite bersikeras beranggapan bahwa tarian tersebut adalah upaya pemain dalam mengekspresikan dirinya sendiri. Tite juga mendasarkan tarian tersebut pada budaya Brasil yang sudah melekat sejak lama.
"Itulah (orang-orang terdekat) yang saya berikan hati dan perhatian saya. Saya akan terus seperti itu, karena saya menghormati budaya dan cara saya, dan tim nasional tempat saya bermain,” tegas Tite.
“Begitulah cara kami melakukan sesuatu, itulah kami dalam hal budaya, tetapi kami juga membantu pendidikan anak-anak ini di sekolah dan kami akan terus melakukan sesuatu dengan cara kami," tambah Tite.
Sumber: Fotmob
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Gattuso Latih Italia: Akui 'Copy Paste' Taktik Marcello Lippi
Piala Dunia 25 Desember 2025, 07:15
-
Ranking FIFA Desember 2025: Spanyol Bertahan di Puncak, Malaysia Alami Penurunan Terbesar
Piala Dunia 22 Desember 2025, 18:53
-
Portugal Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo? Itu Pandangan Keliru!
Piala Dunia 19 Desember 2025, 09:58
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



