Dipermalukan Maroko, Fernando Santos Bantah Akibat Cadangkan Cristiano Ronaldo
Editor Bolanet | 11 Desember 2022 03:40
Bola.net - Fernando Santos bantah kekalahan timnas Portugal atas Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2022 akibat ia tidak memainkan Cristiano Ronaldo sejak awal pertandingan. Pelatih berusia 68 tahun tidak menyesal meninggalkan sang superstar di bangku cadangan pada laga tersebut.
Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2022 setelah dikalahkan oleh Maroko pada babak perempat final di Al Thumama Stadium, Sabtu (10/12/2022) malam WIB. Seleccao das Quinas dikandaskan sang lawan dengan skor 0-1 lewat gol Youssef En-Nesyri.
Fernando Santos di laga kali ini tetap mengandalkan the winning team saat melumat Swiss dengan mengandalkan Goncalo Ramos dan mencadangkan Ronaldo. Ditanya apakah dia menyesal tidak memasang sang bintang sejak menit awal, Santos mengungkapkan seusai laga.
"Tidak, saya kira tidak. Saya tidak menyesal, tidak menyesal. Ini adalah tim yang bermain sangat baik melawan Swiss. Cristiano Ronaldo adalah pemain hebat, dia masuk saat kami pikir itu perlu. Tidak, saya tidak menyesal," tegas Fernando Santos dilansir dari laman FotMob.
Simak komentar Fernando Santos lebih lanjut di bawah ini.
Tidak Terganggu oleh Kritik
Cristiano Ronaldo "dihukum" duduk di bangku cadangan dikarenakan reaksinya saat Portugal berjumpa Korea Selatan di babak fase grup. Kala itu, Ronaldo terlihat marah-marah namun ia berdalih tidak suka dengan gesture pemain lawan.
Pemain berusia 37 tahun itu kemudian dikritik habis-habisan setelah pertandingan babak 16 besar, tetapi Fernando Santos tidak melihat bahwa kritikan yang tertuju kepada Ronaldo mempengaruhi performanya belakangan ini.
"Saya kira kritik yang dia hadapi tidak berdampak pada pertandingan. Kami selalu menjadi tim yang bersatu," katanya.
Putuskan Masa Depan
Kemudian, kontrak Fernando Santos sebagai pelatih timnas Portugal akan berakhir pada 2024, tetapi dikabarkan dia akan mengundurkan diri setelah tersingkir dari ajang Piala Dunia 2022.
Menanggapi segala spekulasi terkait masa depannya, eks pelatih timnas Yunani menjawabnya dengan hati-hati. Ia mengaku sudah berkomunikasi kepada presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
"Saya sudah membicarakan hal ini dengan presiden. Sejak 2014 kemungkinan mundur sudah dibicarakan. Kata ini bukan bagian dari kosa kata kami," jelasnya.
Sesalkan Tersingkir
Timnas Portugal digadang-gadang akan sanggup berbicara lebih banyak di ajang Piala Dunia 2022. Hal ini didukung oleh materi pemain Seleccao das Quinnas dengan reputasi mengkilap di Liga Eropa.
Mulai dari Cristiano Ronaldo, Joao Cancelo, Bernardo Silva hingga Joao Felix adalah sederet pemain-pemain yang dimiliki oleh Portugal. Dengan berbekal amunisi seperti itu, Fernando Santos menyayangkan timnya terhenti di babak perempat final.
"Kami tidak melaju sejauh yang kami inginkan, itu menyedihkan. Tim kami memiliki kualitas yang hebat, kami bisa bermain lebih baik tetapi ada pertandingan di mana kami membutuhkan sentuhan keberuntungan. Itu tidak terjadi kali ini."
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Kandaskan Portugal di Piala Dunia 2022, Walid Regragui: Kami Termotivasi Catat Sejarah!
- Tak Perlu Menangis, Ronaldo! Kamu Masih Jadi yang Terbaik!
- Gagal di Piala Dunia 2022, Dani Alves Putuskan Pamit Dari Panggung Internasional
- Bruno Fernandes Paling Layak Jadi Pemain Bintang Portugal yang Baru
- 2 Selebrasi Khas Timnas Maroko di Piala Dunia 2022: Sujud Syukur dan Peluk Cium untuk Ibu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








