Fakta & Statistik: Italia 0-1 Uruguay
Editor Bolanet | 25 Juni 2014 08:26
Italia hanya butuh hasil imbang di Arena das Dunas, Natal, Selasa (24/6), sedangkan Uruguay harus menang. Sang wakil Amerika Latin berjaya berkat gol tunggal kapten Diego Godin memanfaatkan corner pemain pengganti Gaston Ramirez pada menit 81. Italia, yang kehilangan Claudio Marchisio akibat kartu merah langsung menyusul pelanggaran terhadap Egidio Arevalo di menit 59, tak sanggup membalas dan harus tersingkir dari kejuaraan.
Sejumlah fakta dan statistik menarik tersaji di laga ini. Dikumpulkan dari Opta dan situs resmi FIFA, berikut rangkumannya.
Ini merupakan pertandingan ke-50 Uruguay di Piala Dunia.
Ini adalah pertemuan ke-10 Italia dan Uruguay, rekornya empat kemenangan untuk Uruguay dan dua untuk Italia.
Dalam dua pertemuan sebelumnya di Piala Dunia, Uruguay selalu gagal membobol gawang Italia (0-0 fase grup 1970, 0-2 babak 16 besar 1990).
Kemenangan 2-0 di babak 16 besar 1990 merupakan kemenangan terakhir Italia atas Uruguay di Piala Dunia.
Gelandang Italia Marco Verratti membukukan rasio operan sukses 100% dari 31 operan yang dilepaskannya sepanjang babak pertama.
Di babak pertama, Italia unggul possession 58% tapi kalah jumlah shots (5-6) dan shots on target (2-5).
Full time, Italia unggul ball possession 55%, tapi tetap kalah jumlah shots (9-14) maupun shots on target (5-9).
Striker Uruguay Luis Suarez mencatatkan jumlah shots terbanyak di laga ini (4).
Diego Godin mencetak gol penentu kemenangan Uruguay dengan satu-satunya shot dan shot on target yang dia punya sepanjang laga.
Kiper dan kapten Italia Gianluigi Buffon (90 menit, 22 operan, 8 penyelamatan) terpilih sebagai Man of the Match versi FIFA.
Grup D (main, menang, seri, kalah, gol, kemasukan, poin)
Kosta Rika 3 2 1 0 4 1 7 - lolos
Uruguay 3 2 0 1 4 4 6 - lolos
Italia 3 1 0 2 2 3 3
Inggris 3 0 1 2 2 4 1.
Di babak 16 besar, Uruguay akan menghadapi , sementara Kosta Rika menghadapi Yunani. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gattuso Woles Ditanya Irlandia Utara, Tapi Murka Ditanya Soal Chiesa, Ada Apa?
Piala Dunia 21 November 2025, 13:57
-
Curhat Alessandro Bastoni: Di Italia, Kekalahan Rasanya Seperti Kiamat!
Liga Italia 21 November 2025, 08:16
-
Rahasia Transformasi Politano: Ada Peran Vital Antonio Conte, Seperti Apa?
Liga Italia 20 November 2025, 14:39
-
Enam Gol dalam Tiga Laga, Mengapa Putra Gianluigi Buffon Tidak Main untuk Italia?
Liga Italia 19 November 2025, 23:23
-
Dino Zoff Soroti Sepak Bola Italia: Serie A Terlalu Lambat dan Banyak Drama!
Piala Dunia 19 November 2025, 16:31
LATEST UPDATE
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26






