Gaya Main Timnas Spanyol Sudah Basi?
Richard Andreas | 26 Maret 2021 06:00
Bola.net - Mantan pelatih Timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, buka suara soal era kepelatihan Luis Enrique saat ini. Dia menyinggung pentingnya adaptasi gaya bermain untuk La Roja.
Del Bosque merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Spanyol. Dia membawa Spanyol jadi juara dunia dan juara Eropa pada masanya.
Saat itu Spanyol membuat lawan kelimpungan dengan gaya main tiki-taka khas mereka. Menghentikan tiki-taka di era tersebut nyaris mustahil, tim-tim lawan tidak punya cara.
Meski begitu, perlahan-lahan tiki-taka tidak lagi efektif. Lawan sudah mengetahui kelemahan gaya main ini dan menerapkan taktik balasan yang tepat.
Kini, di era Enrique, Spanyol tampak mengutamakan penguasaan bola lagi. Lalu apa kata Del Bosque soal ini?
Semakin berkembang
Menurut Del Bosque, tim mana pun harus berusaha menyesuaikan dengan perkembangan sepak bola. Spanyol juga demikian, era sekarang jauh berbeda.
Meski begitu, bukan berarti Spanyol harus melupakan akar identitas mereka. Penguasaan bola penting, tapi harus disesuaikan dengan kondisi sekarang.
"Kualitas tim selalu berkembang. Terkadang Anda akan menghadapi tim-tim dengan ketangguhan fisik lebih dari yang lain," kata Del Bosque kepada Goal internasional.
"Meski begitu, hal yang penting selalu sama, yakni mendominasi permainan, menguasai bola, tidak membuat kesalahan defensif, dan bermain kompak ketika bertahan."
Prinsip permainan
Del Bosque juga melihat bahwa gaya main yang diterapkan sekarang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan era ketangguhan Spanyol dahulu.
Karena itulah menurutnya Luis Enrique harus mempertahankan prinsip permainan Spanyol dan menyesuaikannya sedikit untuk era modern.
"Benar bahwa dalam sepak bola selalu ada evolusi. Sekarang permainan dimulai dari belakang, harus berhati-hati dengan transisi cepat," sambung Del Bosque.
"Namun, hal-hal seperti itu sebenarnya selalu ada. Yang harus dipertahankan adalah prinsip: Apa pun yang Anda lakukan, Anda harus melakukannya dengan baik," tandasnya.
Ditahan imbang
Teranyar, Jumat (26/3) dini hari WIB, Spanyol kehilangan dua poin usai ditahan imbang Yunani dalam duel matchday 1 Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Ucapan Del Bosque di atas terbukti. Spanyol dominan dan membawa bola, tapi tidak banyak peluang yang tercipta untuk para penyerang.
Sumber: Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
LATEST UPDATE
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Barcelona vs Atletico Madrid: Peluang 1%, Keyakinan 99%
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:44
-
Pedri Berani Sesumbar Barcelona Mampu Melakukannya
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:33
-
Barcelona Melawan Kemustahilan
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:27
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24













