Gol Bunuh Diri, Dari Kaladze Hingga Escobar
Editor Bolanet | 8 September 2009 19:10
Bila merunut ke belakang, bukan pemain pertama yang mencetak gol bunuh diri. Berikut 10 gol bunuh diri "terbaik" sebelum momen memalukan yang dilakukan Kaladze.
10. Tony Popovic (Crystal Palace vs , 11 September 2004)
Crystal Palace dalam keadaan tertinggal 1-2 dari dan sedang berusaha mengejar ketertinggalannya. Namun umpan crossing gelandang Pompey, Steve Stone, mengenai kaki Popovic yang saat itu sebagai kapten Palace dan bola membentur tiang sebelum masuk ke gawang Palace.
9. Jonathan Woodgate (Real Madrid vs Athletic Bilbao, 23 September 2005)
Apa yang anda harapkan dari debut bek timnas Inggris seharga 14,3 juta pounds yang setahun lebih absen karena cedera? Tentu jawabannya bukan gol bunuh diri. Tapi melakukannya! Bola sundulan pada menit ke 25 masuk ke gawang Iker Casillas. Lebih memalukan lagi mantan pemain itu dikeluarkan wasit karena menerima kartu kuning kedua pada menit 66.
8. Chris Brass (Bury vs Darlington, 22 April 2006)
Meski pertandingan ini tidak terlalu menentukan bagi kedua tim yang berlaga di divisi empat Liga Inggris, namun gol bunuh diri Chris Brass tetap menjadi kejadian memalukan. Bek Bury itu berusaha membuang bola crossing dengan kaki, tetapi pantulan bola malah mengenai muka dan masuk ke gawang sendiri. Yang lebih memalukan, akibat kejadian itu Brass mengalami patah hidung!
7. Gary Neville (Inggris vs Kroasia, 12 Oktober 2006)
Tertinggal satu gol dari Kroasia, melakukan back pass mendatar ke arah Paul Robinson. Sialnya, gagal mengantisipasi bola umpan yang akhirnya masuk ke gawang sendiri. Kejadian ini melengkapi aib Inggris gagal lolos ke Piala Eropa 2008. Dalam tayangan televisi, sesaat setelah gol bunuh diri itu, Steve McLaren membuat catatan kecil, sebuah catatan yang mungkin dibacanya kembali saat dipecat dari The Three Lions usai kalah 2-3 dari lawan yang sama setahun kemudian.
6. dan ( vs , 14 April 2001)
Dua pemain asal Brasil ini "membantu" gelar juara Premiership kembali ke Manchester United. mencetak gol bunuh diri dengan tumit, sementara membobol gawang David Seaman dengan sundulan.
5. Gary Mabbutt ( vs Coventery, 16 Mei 1987)
Mabbutt sempat menjadi pahlawan sebelum akhirnya meloloskan Coventry ke final Piala FA. Bek Spurs itu membawa Spurs unggul lebih dulu di babak pertama, namun di babak perpanjangan waktu, Mabbutt justru membuat gol bunuh diri yang meloloskan Coventry ke final Piala FA.
4. John Arne Riise ( vs , 22 April 2008)
Semifinal Liga Champions, menit terakhir injury time. Anda pasti berpikir Liverpool akan menang 1-0 atas . Tapi tidak. Salomon Kalou melepaskan umpan crossing tanpa ada seorang pun pemain yang menyambut bola, tiba-tiba muncul dan melakukan diving header yang masuk ke gawang dan membungkam The Kop.
3. Jamie Pollock (Manchester City vs QPR, 25 April 1998)
Pendukung QPR menobatkan gol bunuh diri Jamie Pollock sebagai salah satu "gol terbaik" dalam sejarah klub. Dalam sebuah jajak pendapat internet, Pollock terpilih sebagai "orang paling berpengaruh dalam 2.000 tahun", mengalahkan Jesus dan Sir Alex Ferguson.
2. Staf Van Den Buys (Ekeren vs Anderlecht, musim 1995-1996)
Apakah anda berpikir dua gol bunuh diri Kakha Kaladze pekan lalu memalukan? Tidak bila dibandingkan Staf Van Den Buys yang melakukan hattrick bunuh diri. Bek Ekeren itu mencetak tiga gol ke gawang sendiri saat timnya kalah 2-3 dari Anderlecht yang merupakan rekor dunia.
1. Andres Escobar (Kolombia vs Amerika Serikat, 22 Juni 1994)
Dikenal sebagai "gol kematian". Escobar mencetak gol bunuh diri yang membuat Kolombia tersingkir dari Piala Dunia. Alan Hansen yang saat itu menjadi komentator BBC mengatakan, "Dia akan ditembak karena kesalahan yang dia lakukan," Tragisnya, Escobar meninggal sebulan kemudian karena ditembak orang tak dikenal. (bola/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











