Hasil Armenia vs Portugal: Ronaldo dan Felix Sumbang Dua Gol, Selecao Menang Telak 5-0
Richard Andreas | 7 September 2025 01:11
Bola.net - Portugal berhasil meraih kemenangan gemilang dengan skor 5-0 ketika menghadapi Armenia dalam partai Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa di Vazgen Sargsyan Stadium, Sabtu (6/9/2025) malam WIB. Pertandingan ini menandai debut yang sempurna bagi pasukan Roberto Martinez dalam babak kualifikasi.
Aksi gemilang ditunjukkan oleh Cristiano Ronaldo dan Joao Felix yang masing-masing berhasil mencetak dua gol. Satu gol tambahan disumbangkan oleh Joao Cancelo untuk melengkapi pesta gol tersebut.
Tim tuan rumah Armenia yang bermain di hadapan suporter sendiri tidak mampu memberikan perlawanan yang berarti sepanjang 90 menit.
Kemenangan ini langsung menempatkan Portugal dalam posisi percaya diri untuk mengamankan tiket menuju Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko 2026.
Di sisi lain, Armenia harus segera melakukan evaluasi menyeluruh jika tidak ingin semakin tertinggal dalam persaingan grup sejak awal kompetisi. Berikut adalah laporan lengkap jalannya pertandingan antara Armenia melawan Portugal.
Babak Pertama

Sejak peluit pertama ditiup, Portugal langsung menunjukkan agresivitas dalam menyerang. Hanya dalam tempo 10 menit, keunggulan pertama berhasil diraih melalui aksi Joao Felix yang menyambar umpan matang dari Joao Cancelo dengan sundulan keras untuk skor 1-0.
Upaya balasan dari Armenia datang melalui tendangan jarak jauh yang dilepaskan Spertsyan. Namun percobaan tersebut masih meleset dari sasaran dan tidak menimbulkan ancaman serius.
Portugal justru semakin menajamkan serangan ketika Cristiano Ronaldo berhasil memanfaatkan umpan Pedro Neto di menit ke-20. Eksekusi yang sempurna dari kapten tim tersebut berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Tekanan berkelanjutan yang dilakukan Portugal membuat barisan pertahanan Armenia mengalami kesulitan besar. Meskipun Avagyan sempat melakukan penyelamatan spektakuler terhadap tembakan Ronaldo dari sudut sempit, bola muntah langsung dimanfaatkan Joao Cancelo di menit ke-30.
Gol ketiga tersebut semakin memperbesar keunggulan Portugal menjadi 3-0. Armenia sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa peluang di babak pertama.
Beberapa kali mereka mencoba mengancam melalui aksi Sevikyan dan Piloyan, namun upaya-upaya tersebut tidak berhasil membuahkan gol. Piloyan bahkan harus menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras di area pertahanan lawan.
Nuno Mendes hampir menambah pundi-pundi gol ketika menerima umpan dari Cancelo. Sayangnya, tembakannya masih melambung tipis melewati mistar gawang.
Portugal kemudian memilih mengontrol jalannya permainan dengan tempo yang lebih terkendali menjelang akhir babak pertama. Keunggulan 3-0 bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti untuk istirahat.
Babak Kedua

Armenia mencoba memulai babak kedua dengan tekanan yang lebih intens. Namun justru Portugal yang kembali mencetak gol pembuka di paruh kedua.
Ronaldo melepaskan tendangan jarak jauh yang spektakuler pada menit pertama babak kedua. Bola melesat menuju pojok kiri gawang tanpa dapat dihalau oleh kiper Armenia.
Upaya Armenia untuk bangkit dari tekanan datang melalui peluang-peluang yang diciptakan Barseghyan dan Bareghyan. Namun Diogo Costa tampil dengan performa gemilang dan melakukan beberapa penyelamatan krusial.
Portugal tetap mempertahankan dominasi dalam aspek penguasaan bola sepanjang babak kedua. Di menit ke-61, Joao Felix kembali mencatatkan namanya dalam daftar pencetak gol.
Aksi tersebut bermula dari serangan Goncalo Ramos di sisi kiri yang kemudian diblok oleh pertahanan Armenia. Bola pantulan jatuh ke arah Felix yang dengan tenang mendorong bola ke dalam gawang melalui penyelesaian sederhana.
Roberto Martinez melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk menarik keluar Ronaldo dan Felix dari lapangan. Goncalo Ramos dan Pote yang masuk sebagai pengganti tetap menjaga intensitas serangan meskipun keunggulan sudah sangat besar.
Armenia masih berusaha menciptakan ancaman melalui tembakan keras dari Sevikyan dan Grigoryan. Namun seluruh upaya tersebut berakhir melebar atau berhasil dimentahkan oleh kiper Portugal.
Berbagai upaya penyelamatan yang dilakukan Avagyan di bawah mistar juga tidak cukup untuk menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan telak. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 5-0 untuk kemenangan Portugal tidak berubah.
Armenia terpaksa menerima kenyataan pahit bahwa mereka masih tertinggal jauh dalam hal kualitas permainan dibandingkan lawan mereka.
Susunan Pemain
ARMENIA (4-4-2): Henri Avagyan; Nair Tiknizyan, Sergey Muradyan, Georgi Harutyunyan, Erik Piloyan; Vahan Bichakhchyan, Eduard Spertsyan, Ugochukwu Iwu, Kamo Hovhannisyan; Lucas Zelarayán, Tigran Barseghyan
PORTUGAL (4-3-3): Diogo Costa; Nuno Mendes, Goncalo Inacio, Ruben Dias, Joao Cancelo; Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves; Joao Felix, Cristiano Ronaldo, Pedro Neto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
LATEST UPDATE
-
Arteta: Kalah dari MU itu Menyakitkan, Tapi itu Memang Laga yang Aneh
Liga Inggris 28 Januari 2026, 08:10
-
Terbongkar! Media Belanda Bocorkan Alasan Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes
Tim Nasional 28 Januari 2026, 07:43 -
Isi Rapat 'Darurat' Arsenal Usai Dikalahkan MU Dibongkar Arteta
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:38
-
Ruben Amorim Terlalu Sombong untuk Berubah, Makanya MU Memble!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 07:29
-
Bedah Taktik Michael Carrick Saat Man United Permalukan Arsenal: Masterclass!
Liga Inggris 28 Januari 2026, 05:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05












