Hayya Hayya, Lagu Resmi Piala Dunia 2022
Serafin Unus Pasi | 11 Oktober 2022 20:13
Bola.net - Semarak Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar sudah mulai terasa. FIFA meluncurkan lagu resmi berjudul "Hayya Hayya" (Better Together) untuk memeriahkan gelaran tersebut.
Dalam lagu ini sendiri, dinyanyikan oleh penyanyi multi etnik, mulai dari musisi Amerika Serikat Trinidad Cardona, penyanyi Nigeria Davido dan bintang Qatar Aisha. Lagu resmi Piala Dunia 2022 Qatar ini sendiri telah ditampilkan secara langsung untuk pertama kalinya pada drawing Piala Dunia di Doha. Dan diperkenalkan ke publik pada 1 April 2022 kemarin, selagi video klipnya juga dirilis di tanggal yang sama.
Dilansir dari laman resmi FIFA, lagu resmi Piala Dunia 2022 tersebut melambangkan kegembiraan festival sepak bola yang akan menerangi dunia di akhir tahun ini. Diharapkan lewat lagu resmi ini para kontestan maupun yang terlibat akan semakin bangga dengan gelaran Piala Dunia 2022 nanti.
Selain itu lagu ini akan menjadi yang pertama rilis dari beberapa lagu yang nantinya akan diumumkan beberapa bulan ke depan. Berikut beberapa fakta mengenai lagu resmi "Hayya Hayya" (Better Together). Yuk, scroll ke bawah Bolaneters.
Lagu Resmi Pertama
Lagu Hayya Hayya (Better Together) dipastikan jadi single pilihan pertama yang akan dirilis dari Soundtrack resmi Piala Dunia 2022. Ini adalah pertama kalinya soundtrack turnamen akan menampilkan koleksi multi-lagu, dengan artis internasional yang berasal dari beragam genre musik yang menjangkau dunia.
Mengusung warna musik reggae dan R&B lagu ini dinilai FIFA mampu membangkitkan semangat pendengarnya terutama para atlet. Bahkan, dalam lagu ini juga menampilkan momen - momen seru dari perhelatan piala dunia lintas jaman, mulai dari Diego Maradona hingga Neymar Jr.
Single ini sudah tersedia di berbagai platform dan video resmi lagu tersebut sudah ditayangkan di saluran YouTube FIFA.
Dinyanyikan oleh 3 Penyanyi Bersuara Khas
Lagu Hayya Hayya (Better Together) dinyanyikan oleh tiga penyanyi bersuara khas yakni Trinidad Cardona, Davido dan Aisha. Trinidad Cardona adalah penyanyi pop asal Arizona yang meledak ke panggung pada tahun 2017, dengan hit viral Jennifer sebelum menikmati kesuksesan global dengan single lanjutan Dinero.
Kemudian untuk Davido, ia adalah artis solo Afrika pertama yang menjual tempat konser besar di Eropa pada tahun 2019. Sedangkan Aisha adalah penyanyi lokal Qatar paling populer saat ini.
Dengan menggabungkan suara dari Amerika, Afrika dan Timur tengah, lagu tersebut dapat mencerminkan bagaimana musik dan sepak bola mempunyai kekuatan untuk dapat menyatukan dunia.
Upaya FIFA Menyatukan Musik dan Olahraga
CCO FIFA Kay Madati menerangkan bahwa tujuan proyek FIFA Sound ini untuk menyatukan musik dengan suasana pertandingan Piala Dunia lebih hidup dan penuh semangat. Lewat upaya strategi FIFA yang ingin menyatukan inspirasi seluruh dunia.
"Sebagai bagian dari strategi musik FIFA yang diubah, soundtrack multi-genre akan membawa penggemar yang bersemangat lebih dekat dengan euforia Piala Dunia yang belum pernah ada di edisi sebelumnya." ungkap Kay Madati.
Strategi hiburan dirancang untuk menciptakan hubungan yang inovatif dan bermakna antara fans sepakbola, penggemar musik, pesepakbola, seniman yang mengombinasikan atmosfer pertandingan sepak bola dan musik lintas genre.
Asal-usul Piala Dunia Menggunakan Soundtrack
Diketahui edisi Chile 1962 menjadi turnamen pertama yang memakai lagu resmi untuk Piala Dunia, dengan judul ‘El Rock del Mundial’.
Dari sana, soundtrack acara sepakbola terbesar empat tahunan itu menjadi sebuah keharusan dan yang paling diingat bagi generasi sekarang adalah We Are The Champions yang dibawakan Queen pada 1994 di Amerika Serikat, La Copa de la Vida dari Ricky Martin (Prancis ’98) sampai Waka Waka dari Shakira (Afrika Selatan 2010).
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- 4 Kapten yang Bersaing di Grup G Piala Dunia 2022: Misi Berat Thiago Silva Pimpin Brasil
- 4 Kapten yang Bersaing di Grup H Piala Dunia 2022: Ronaldo Bakal Jumpa Son Heung-min
- Paulo Dybala Absen Paling Lama Delapan Pekan, Namun Peluang ke Piala Dunia 2022 Itu Masih Ada
- Mengenang Carlos Alberto Parreira, Pelatih yang Bawa Brasil Juara Piala Dunia 1994
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Cremonese vs Inter Milan: Federico Dimarco
Liga Italia 2 Februari 2026, 02:39
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30












