Inter Miami Dibantai PSG, Mascherano Sebut Babak Pertama 'Pertumpahan Darah' Tapi Tetap Bangga
Editor Bolanet | 30 Juni 2025 04:45
Bola.net - Inter Miami harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kekalahan telak 0-4 dari PSG. Pertandingan babak 16 besar yang digelar di Atlanta pada Minggu (29/06/2025) malam WIB itu menunjukkan perbedaan level yang sangat signifikan.
Meskipun timnya dibantai habis-habisan, terutama di babak pertama, pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, justru memberikan reaksi yang tak terduga. Ia secara terbuka mengaku tetap bangga dan merasa timnya telah berhasil mencapai target yang mereka canangkan di turnamen ini.
Mascherano bahkan tidak segan menyebut babak pertama sebagai sebuah 'pertumpahan darah' bagi timnya. Namun, ia sangat menyoroti perjuangan para pemainnya untuk bangkit dan menunjukkan wajah berbeda di paruh kedua pertandingan.
Dalam pernyataannya pasca laga, mantan gelandang tangguh Barcelona ini tidak hanya menjelaskan rasa bangganya terhadap tim. Ia juga memberikan pembelaan dan pujian khusus untuk sang megabintang, Lionel Messi, yang pesonanya tetap menjadi sorotan utama.
Babak Pertama 'Pertumpahan Darah'

Javier Mascherano secara jujur menggambarkan betapa sulitnya babak pertama yang harus dilalui oleh timnya. Ia menyebut kebobolan gol cepat dari Joao Neves membuat situasi menjadi sangat sulit dan laga seolah terasa seperti 'pertumpahan darah'.
Namun, di balik kekalahan telak tersebut, Mascherano menegaskan bahwa Inter Miami telah berhasil mencapai target yang mereka tetapkan di turnamen ini. Ia sangat bangga karena timnya mampu menjadi klub Amerika pertama yang berhasil lolos ke fase gugur Piala Dunia Antarklub.
"Pandangan saya tentang turnamen ini adalah kami telah mencapai tujuan yang kami tetapkan untuk diri kami sendiri. Sangat jelas bahwa ketika kami bersaing, kami akan mampu melakukannya hingga level tertentu," ujar Mascherano kepada para reporter.
"Babak pertama terasa seperti pertumpahan darah, tetapi babak kedua sedikit lebih lambat, dan kami menunjukkan semua yang kami lakukan di MLS. Saya ulangi, saya bangga dengan apa yang telah dicapai tim saya," lanjutnya.
Pesan di Ruang Ganti dan Wajah di Babak Kedua

Mascherano menyadari bahwa PSG, sebagai peraih treble Eropa, memiliki kekuatan dan kualitas yang merata di semua lini. Menurutnya, mustahil untuk bisa menutupi seluruh lapangan dari ancaman para pemain bintang PSG.
Saat jeda turun minum dengan kondisi tertinggal 0-4, ia memberikan sebuah pesan yang sederhana namun penting kepada para pemainnya di ruang ganti. Ia meminta mereka untuk bisa menerima kenyataan pahit tersebut dan fokus untuk menunjukkan citra permainan yang baik di sisa pertandingan.
"Pesan saat jeda adalah bahwa kami harus hidup dengan ini. Sulit ketika skornya 4-0 dan Anda tahu tidak punya banyak peluang, Anda tidak berharap untuk mengubah hasil," jelasnya.
"Tetapi penting untuk menunjukkan citra yang baik kepada orang-orang. Para pemain melakukannya dengan sangat baik di babak kedua; mereka mencoba melakukan yang terbaik," puji Mascherano.
Pembelaan untuk Sang Megabintang

Meskipun timnya gagal mencetak satu gol pun, Javier Mascherano memberikan pembelaan dan pujian khusus untuk rekan senegaranya, Lionel Messi. Ia merasa sang kapten telah memainkan sebuah pertandingan yang hebat di tengah keterbatasan yang dimiliki timnya.
"Saya pikir Leo (Messi) memainkan permainan yang hebat. Di babak kedua, kami lebih sering menemukannya," kata sang pelatih.
"PSG sedang dalam performa hebat, juara segalanya, tetapi orang-orang tetap membayar tiket untuk melihat Leo Messi, bahkan di usia 38 tahun," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil PSG vs Lyon: 2 Gol Babak Kedua Bawa Les Parisiens ke Puncak Klasemen
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:00
-
Prediksi PSG vs Lyon 27 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 24 Oktober 2026, 15:00
-
Mahal! Khvicha Kvataskhelia Jadi 'Tumbal' Kemenangan PSG atas Barcelona
Liga Champions 21 Oktober 2026, 20:04
-
PSG Masih Jadi Favorit Juara Liga Champions 2026/2027 usai Hajar Barcelona
Liga Champions 21 Oktober 2026, 12:59
-
Hansi Flick Cadangkan Rodri saat Barcelona Kalah dari PSG, Ini Alasannya
Liga Champions 21 Oktober 2026, 12:19
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
