Kekecewaan Suporter Prancis
Editor Bolanet | 23 Juni 2010 11:44
"Saya amat kecewa. Saya mendukung Prancis tetapi bagaimana saya mau menghormati mereka?," kata Romain Fabart, karyawan swasta berusia 34 tahun, yang bergabung dengan pendukung Afrika Selatan setelah Prancis keluar dari Piala Dunia.
Prancis kalah 1-2 atas tuan rumah Afrika Selatan di Bloemfontein dan kini pulang kampung dengan memendam perasaan menyesal amat dalam.
Para pemain menunjukkan skandal nasional ketika mereka memberontak tidak bersedia latihan bersama Raymond Domenech. Pelatih itu memulangkan striker Nicolas Anelka dan kapten Patrice Evra tidak muncul pada pertandingan terakhir.
"Bila anda pemain anda bisa menolak untuk tidak tampil. Ini benar-benar tidak dapat dipercaya," kata Fabart, yang tinggal di London.
"Mereka mewakili negara Prancis, tetapi hari ini mereka tidak termotivasi sedikit pun," katanya.
Pascal Filaterro (40), pekerja IT dari Paris, memberikan hukuman kepada Domenech.
Ide baru
"Kami sekarang lega. Kami bahagia bahwa ia akan pergi dan lehernya sebenarnya sudah dari dulu harus dipenggal," katanya mengomentari si pelatih.
"Ini merupakan bencana di dalam dan di luar lapangan. Ini tidak harus menjadi lebih menyedihkan," kata Filaterro.
Ia menyambut baik bila Domenech segera pergi dan berharap Laurent Blanc, yang membawa Prancis ke jenjang sukses Piala Dunia 1998 ketika ia menjadi kapten, akan menangani tim itu, membawa pemain baru dan ide baru.
Para pemain sekarang, katanya, "Seperti anak-anak. Mungkin mereka harus pergi ke kampung-kampung dan menyaksikan realitas kehidupan di sana."
Filaterro mengatakan, ia senang menyaksikan Afrika Selatan yang memenangi pertandingan dan pada setengah main ia malah memperhitungkan kedudukan akan berkesudahan 4-0 untuk tuan rumah.
Namun demikian, Filaterro dan istrinya Julyane amat senang menghabiskan waktu mereka tinggal di Afrika Selatan.
"Orang-orang amat baik, amat ramah, tidak seperti yang kita ketahui dari media-media di Prancis," kata Julyane.
Seorang warga Afrika Selatan baru saja mengembalikan dompetnya yang jatuh di jalanan. Ia menerima telepon berisi nomor telepon si penemu, sehingga ia mendapatkan kembali dompetnya.
"Sepak bola membuka persahabatan di seluruh dunia," kata suaminya. (ant/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 19:45
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 18:53
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









