Kekuatan Terbesar Spanyol Adalah Pertahanan yang Sekeras Karang, Bukan Lamine Yamal
Gia Yuda Pradana | 10 Juli 2026 00:56
Bola.net - Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan perhatian besar yang tertuju kepada Lamine Yamal sebagai bintang muda andalan. Namun, perjalanan La Roja hingga babak perempat final justru memperlihatkan bahwa kekuatan terbesar mereka berada di sektor pertahanan.
Yamal memang masuk skuad setelah sempat diragukan akibat cedera yang dialaminya bersama Barcelona pada akhir musim lalu. Akan tetapi, penyerang berusia 18 tahun itu belum mampu menampilkan performa terbaik sepanjang turnamen.
Dari lima penampilan, Yamal baru mengoleksi satu gol tanpa assist. Ia juga kesulitan memberi pengaruh besar saat Spanyol mengatasi Portugal pada babak 16 besar.
Ekspektasi terhadap Yamal memang sangat tinggi sejak awal kariernya. Meski demikian, perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa kesuksesan tim tidak hanya bergantung pada aksi sang penyerang muda.
Pertahanan Jadi Senjata Utama
Lini belakang Spanyol tampil hampir sempurna sepanjang turnamen. Hingga menembus perempat final, La Roja belum sekali pun kebobolan.
Kiper Unai Simon bahkan mencatat rekor baru sebagai penjaga gawang dengan durasi terlama tanpa kebobolan dalam sejarah Piala Dunia. Catatan tersebut kini mencapai 609 menit secara beruntun.
Persaingan di bawah mistar sebenarnya cukup ketat karena David Raya tampil impresif bersama Arsenal sepanjang musim lalu. Namun, Simon kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pilihan utama lewat serangkaian penampilan meyakinkan.
Empat bek yang mengawal pertahanan, yakni Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella, juga menunjukkan konsistensi tinggi. Kolaborasi mereka membuat lini belakang Spanyol jadi sekeras karang dan sulit ditembus lawan.
Cubarsi dan Rodri Jadi Fondasi
Pau Cubarsi menjadi salah satu pemain yang mengalami peningkatan performa selama turnamen. Bek berusia 19 tahun itu memperlihatkan kualitas yang membuatnya masuk jajaran talenta bertahan terbaik generasinya.
Pengalaman Aymeric Laporte memberikan keseimbangan di jantung pertahanan. Sementara itu, Cucurella dan Porro tampil agresif sekaligus disiplin ketika menjalankan tugas di sektor sayap.
Peran Rodri di depan lini belakang juga sangat penting. Gelandang Manchester City tersebut kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam memutus serangan lawan dan menjaga keseimbangan permainan.
Hingga babak perempat final, Spanyol sukses menjaga gawang tetap bersih saat menghadapi Cape Verde, Arab Saudi, Uruguay, Austria, dan Portugal. Tantangan berikutnya datang dari Belgia dalam perebutan tiket semifinal.
Peluang Ukir Rekor Baru
Belum pernah ada negara yang menjuarai Piala Dunia tanpa kebobolan sepanjang turnamen. Rekor pertahanan terbaik masih menjadi milik Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol pada 2010, yang sama-sama hanya kemasukan dua gol.
Kini, La Roja berpeluang melampaui pencapaian tersebut apabila mampu mempertahankan konsistensi hingga laga terakhir. Catatan itu menjadi target yang tidak banyak diperkirakan sebelum kompetisi dimulai.
Apabila mampu melewati Belgia, Spanyol berpotensi menghadapi Prancis di semifinal. Final kemudian bisa mempertemukan mereka dengan Argentina atau Inggris.
Laga-laga yang tersisa tentu menghadirkan tantangan jauh lebih berat. Meski begitu, kualitas pertahanan yang diperlihatkan sejauh ini membuat Spanyol memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.
Sumber: Sports Mole
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Transfer Rodri ke Barcelona: Siapa yang Diuntungkan dan Siapa Saja yang Dirugikan?
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 13:25
-
Mourinho Ungkap Alasan Rodri Lebih Pilih Barcelona daripada Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 10:58
-
Menanti Debut Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 09:00
-
Lubang 54 Gol di Barcelona: Nomor 9 Baru Saja Tidak Cukup
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 08:05
LATEST UPDATE
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
-
Barcelona Siap Lepas Alejandro Balde, MU Langsung Gas?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:26
-
Lutut Gavi yang Selalu Bikin Cemas
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


