Ketika Cristiano Ronaldo Berhadapan dengan 2 Pemain Uzbekistan dari 17 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
Gia Yuda Pradana | 24 Juni 2026 19:41
Bola.net - Cristiano Ronaldo kembali membuktikan kualitasnya di panggung terbesar sepak bola dunia saat Portugal menghadapi Uzbekistan pada Piala Dunia 2026. Sang megabintang mencetak dua gol dalam kemenangan telak Portugal 5-0.
Laga di Houston itu bukan hanya menghadirkan rekor baru bagi Ronaldo. Pertandingan tersebut juga menghadirkan kisah emosional yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Dua pemain Uzbekistan, Rustamjon Ashurmatov dan Dostonbek Khamdamov, akhirnya berhadapan langsung dengan idola masa kecil mereka. Keduanya pernah bertemu Cristiano Ronaldo ketika masih berusia sekitar 12 hingga 13 tahun pada 2009.
Pertemuan di Tashkent yang Kini Jadi Kenyataan
Foto dan video lama Cristiano Ronaldo saat menghadiri kamp sepak bola di Tashkent kembali ramai dibicarakan jelang pertandingan. Dalam momen itu, Ashurmatov dan Khamdamov masih merupakan bocah yang bermimpi menjadi pesepak bola profesional.
Saat kunjungan tersebut terjadi, Ronaldo baru meraih satu Ballon d'Or. Ia juga baru menyelesaikan transfer dari Manchester United ke Real Madrid dalam kesepakatan transfer yang memecahkan rekor dunia.
Tujuh belas tahun kemudian, mimpi masa kecil itu berubah menjadi kenyataan. Mereka tidak lagi berfoto bersama sang idola, melainkan berdiri sebagai lawan di lapangan Piala Dunia.
Ashurmatov tampil sebagai starter di lini belakang Uzbekistan. Bek tersebut bermain penuh selama 90 menit menghadapi tekanan besar dari lini serang Portugal.
Khamdamov tidak mendapatkan kesempatan turun dari bangku cadangan. Meski begitu, namanya tetap menjadi bagian dari kisah spesial pertandingan ini.
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Baru
Cristiano Ronaldo tampil tajam sejak awal laga dan langsung mencetak gol pada menit keenam. Ia kemudian menambah gol kedua sebelum turun minum melalui penyelesaian akhir yang efektif.
Dua gol itu membuat Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Catatan tersebut semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Penampilan Portugal kali ini sangat berbeda dibanding laga sebelumnya kontra RD Kongo yang berakhir 1-1. Pada pertandingan tersebut, Ronaldo terlihat kesulitan memberikan dampak besar.
Kemenangan besar atas Uzbekistan menjadi jawaban tegas dari Portugal. Tim asuhan Roberto Martinez tampil agresif dan efektif sepanjang pertandingan.
Respons Ronaldo untuk Kritik

Usai laga, Cristiano Ronaldo meluapkan emosinya ke kamera televisi. Ia berteriak, “Saya kembali, saya kembali.”
Ronaldo mengakui pekan sebelum pertandingan berjalan berat bagi timnya. Ia merasa opini publik terlalu keras terhadap pemain maupun pelatih.
“Saya bisa bilang ini pekan yang sangat berat, pekan yang sulit, pekan ketika opini publik sangat keras terhadap kami, terhadap semua pemain, terutama pelatih,” kata Ronaldo.
Pemain berusia 41 tahun itu juga menanggapi kritik yang terus datang sepanjang kariernya. Ia merasa narasi tentang dirinya yang sudah habis selalu muncul setiap kali performanya menurun.
“Sudah 23 tahun saya menjadi profesional dan setiap kali keadaan tidak berjalan baik, selalu ada yang bilang, ‘Cristiano sudah habis, dia tua’,” ujar Ronaldo.
Ronaldo menilai kemenangan ini sebagai respons ideal dari Portugal. Bagi sang kapten, jawaban terbaik selalu datang dari performa di atas lapangan.
Pertandingan ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar kemenangan besar Portugal. Cristiano Ronaldo sekali lagi membuktikan bahwa waktu boleh berjalan, tetapi mental juaranya tetap sama.
Sumber: NDTV.com
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tim Voli Indonesia Bungkam Hong Kong dan Lolos ke Semifinal Princess Cup 2026
Voli 24 Juni 2026, 20:07
-
Siaran Langsung Volleyball Nations League (VNL) 2026 - Serbia vs Jepang di Vidio
Voli 24 Juni 2026, 18:04
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41









